BEKASI.POJOKSATU.id - Pasangan Calon (Paslon) UU Saeful Mikdar dan juga Nurul Sumarheni yang menjadi kandidat terkahir untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi.

Berdasarkan informasi yang diterima bekasi.pojoksatu.id, bahwa Paslon UU Saeful Mikdar dan juga Nurul Sumarheni akan membawa masa sekitar 1.000 orang untuk mengantarkan pendaftaran ke KPUD Kota Bekasi.

Pantauan di lokasi, ratusan personel gabungan baik dari Satpol-PP, Dishub, hingga Polres Metro Bekasi Kota diterjunkan untuk melakukan pengawalan serta mengatur lalulintas di Jalan Raya Djuanda.

Baca Juga: Mantan Pj Bupati Dani Ramdan-Romli Daftar Pilkada Kabupaten Bekasi

Nampak beberapa simpatisan partai NasDem dan juga Golkar sudah mulai berdatangan ke lokasi kantor KPUD Kota, untuk mengawal proses pendaftaran.

Kabagops Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Agus Rohmat, menjelaskan, petugas yang akan diterjunkan yakni sebanyak 154 personel dari Polres Metro Bekasi Kota.

"Untuk anggota kepolisian kita bagi di alun-alun sebanyak 58 personel dan di depan KPUD Kota Bekasi itu ada 96 personel kepolisian," jelas Agus, kepada bekasi.pojoksatu.id, Kamis 29 Agustus 2024.

Baca Juga: Hari Terakhir Pendaftaran Bakal Calon Wali-Wakil Wali Kota Bekasi, KPU Nantikan Kedatangan Golkar

Agus membeberkan, bahwa nantinya petugas gabungan akan situasional untuk penutupan arus lalulintas di Jalan Raya Djuanda.

"Nanti dilihat situasional saja, ketika ramai maka jalan Djuanda akan dialihkan," ucap dia.

Agus menyebutkan, Paslon UU Saeful Mikdar dan juga Nurul Sumarheni akan berangkat dari alun-alun Bekasi menuju ke KPUD Kota Bekasi," demikian kata dia.***