BEKASI.POJOKSATU.id - Sebuah video yang memperlihatkan Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, tertidur saat mengikuti rapat raperda penyertaan modal BUMD 2026, viral dan menjadi perhatian publik.
Dewan Pengawas BUMD Perumda Tirta Patriot, Inayatullah, menegaskan bahwa momen Ali tertidur terjadi saat rapat sedang diskors atau memasuki masa jeda, bukan pada sesi pembahasan aktif. Rapat yang dimaksud adalah Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Bekasi, Kamis sebelumnya.
"Kan itu lagi (bersama) pansus, pansus itu kan memang lagi jeda. Mungkin dia kelelahan yah," ujar Inayatullah, kepada awak media, Jumat, 28 November 2025.
Inayatullah menduga, kelelahan menjadi faktor Ali memanfaatkan waktu skors untuk beristirahat sejenak. Ia juga menjelaskan bahwa jeda rapat berlangsung bertepatan dengan waktu azan, yang umumnya menjadi momentum skorsing dalam forum rapat formal.
"Mungkin memang dia pas lagi adzan, adzan kan jeda tuh, distop dulu, terus ada yang ngobrol gitu. Sambil nunggu adzan," jelasnya.
Meski begitu, Inayatullah mengaku belum melakukan komunikasi langsung dengan Ali usai video tersebut ramai diperbincangkan.
Baca Juga: Tri Adhianto Jadikan Insiden Dirut Tirta Patriot Tidur Saat Skorsing sebagai Bahan Evaluasi
"Belum. Iya (belum sama sekali berkomunikasi)," tutupnya.
Insiden ini masih dalam penilaian persepsi karena klarifikasi waktu jeda rapat menjadi poin utama yang ditekankan Dewan Pengawas untuk memahami kronologi secara utuh.***




