BEKASI.POJOKSATU.ID - Aksi pengemudi mobil Toyota Avanza yang melawan arah hingga menyeret sepeda motor di Jalan Raya KH Noer Ali, Kalimalang, Bekasi Barat, viral di media sosial dan menuai kecaman warganet.

Peristiwa yang terjadi di lampu merah Caman pada Senin 5 Januari 2026 sekitar pukul 19.30 WIB itu kini tengah diselidiki oleh kepolisian setelah video kejadian tersebar luas di berbagai platform digital.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat sebuah Toyota Avanza dengan nomor polisi B 1241 HZH melaju melawan arus lalu lintas.

Baca Juga: Cuaca Kota Bekasi Hari Ini Didominasi Hujan Ringan, Suhu Capai 29 Derajat

Beberapa warga tampak berusaha menghentikan dan menegur pengemudi karena tindakannya memicu kemacetan dan membahayakan pengguna jalan lain.

Namun, mobil tersebut justru terus melaju dan akhirnya menabrak sepeda motor Honda Beat bernomor polisi A 4392 ML.

Benturan keras membuat sepeda motor terseret beberapa meter di kolong mobil.

Baca Juga: Kasus Bekasi Merembet ke Nasional, Rieke Diah Pitaloka Jadi Sorotan

Dalam video, tampak percikan api muncul akibat gesekan motor dengan aspal saat diseret, memicu kepanikan warga sekitar.

Aksi tersebut sontak mengundang reaksi keras warganet setelah video viral dan dibagikan ribuan kali.

Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali, membenarkan peristiwa tersebut dan memastikan kasusnya masih dalam proses penyelidikan.

Baca Juga: Kebakaran Bus Peziarah Asal Lampung Disebabkan Korsleting Listrik Pada Sound System

“Kasus kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan,” ujar Rojali di Bekasi, Selasa 6 Januari 2026.

Rojali menjelaskan, kecelakaan terjadi saat pengemudi Avanza yang diketahui bernama Heri Apriyadi (38) diduga melawan arus dari arah Jatibening dan hendak berbelok ke kanan menuju Kota Bintang.

“Mobil Toyota melawan arus dan menabrak Honda Beat yang datang dari arah Jakarta saat hendak belok kanan ke Jatibening,” jelasnya.

Alih-alih berhenti dan bertanggung jawab, pengemudi Avanza justru meninggalkan lokasi kejadian.

Aksi kabur tersebut memicu kemarahan warga yang menyaksikan langsung insiden tersebut.

Baca Juga: Relasi Politik dan Jabatan Penasihat, Nama Rieke Masuk Radar KPK

Warga kemudian mengejar kendaraan hingga akhirnya berhenti di kawasan Global Prestasi School.

“Setelah kejadian, kendaraan meninggalkan lokasi. Warga mengejar hingga akhirnya berhenti di kawasan Global Prestasi School,” kata Rojali.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Iswahyudi, menambahkan bahwa sepeda motor yang dikendarai Eman Jaenal terseret saat Avanza mencoba kabur.

Baca Juga: Wali Kota Bekasi Dipuji Komunitas Skateboard, Konsisten Dukung Olahraga Ekstrem

“Setiba di TKP, kendaraan masuk ke jalur berlawanan arah hendak belok kanan ke arah Kota Bintang,” ujar Iswahyudi.

Ia menyebutkan, Avanza tersebut akhirnya diamuk massa dan pengemudinya mengalami luka-luka akibat amukan warga.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, insiden tersebut sempat menyebabkan kemacetan panjang di sekitar lokasi.

Baca Juga: Lawan Polusi dan Macet, Indonesia Critical Mass Ajak Warga Bekasi Gowes Malam

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat.

Penyelidikan masih terus dilakukan guna memastikan unsur pelanggaran serta pertanggungjawaban hukum pengemudi.***