BEKASI.POJOKSATU.ID - Komunitas skateboard Kota Bekasi memberikan apresiasi kepada Wali Kota Bekasi atas konsistensinya dalam mendukung pengembangan sarana olahraga ekstrem, khususnya skateboard.
Kehadiran skatepark yang tengah dibangun di bawah flyover Summarecon Bekasi dinilai sebagai bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap komunitas olahraga nonkonvensional yang selama ini minim fasilitas.
Pendiri Patriot Skate Club Bekasi, Ade Tri Utama, mengatakan bahwa tidak banyak kepala daerah yang memiliki keberpihakan terhadap olahraga ekstrem seperti skateboard.
Baca Juga: Akses Selatan Stasiun Bekasi Belum Ditutup, Warga dan Penumpang KRL Harus Menunggu
Menurutnya, dukungan dari Wali Kota Bekasi menjadi angin segar bagi komunitas yang selama ini berjuang mencari ruang aman dan layak untuk berlatih.
“Apresiasi setinggi-tingginya untuk Wali Kota Bekasi yang konsisten mendukung sarana olahraga. Jarang ada kepala daerah yang mau memfasilitasi skatepark,” ujar Odenk, dikutip dari Radar Bekasi, 6 Januari 2026.
Ia menilai, pembangunan skatepark di lokasi strategis pusat kota menunjukkan adanya keberanian dan komitmen pemerintah daerah dalam memanfaatkan ruang publik untuk kegiatan positif anak muda.
Baca Juga: Soal Bangunan Liar, Partai Buruh Dorong Eksekutif dan DPRD Pakai Pendekatan Sosial
Meski masih memiliki keterbatasan dari sisi standar kompetisi, keberadaan skatepark tersebut tetap memberi dampak besar bagi perkembangan komunitas skateboard di Bekasi.
Odenk mengungkapkan bahwa dukungan pemerintah tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari keterbukaan melibatkan komunitas skateboard dalam proses perencanaan.
Sejak tahap awal desain, komunitas telah diajak berdiskusi untuk menyesuaikan lintasan dengan kebutuhan para skater.
Baca Juga: Lepas Jabatan Kapolres Metro Bekasi, Mustofa Ucap Terima Kasih ke Jajaran dan Warga
“Kami selalu dilibatkan dalam desain. Hasilnya juga kami laporkan langsung ke Wali Kota lewat media sosial,” katanya.
Menurut Odenk, langkah tersebut menunjukkan adanya komunikasi dua arah antara pemerintah daerah dan komunitas olahraga.
Hal ini dinilai penting agar fasilitas yang dibangun benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal, bukan sekadar proyek infrastruktur tanpa fungsi nyata.
Ia juga membandingkan kondisi Indonesia dengan negara lain di kawasan Asia.
Menurutnya, Indonesia justru menjadi salah satu negara yang cukup progresif dalam pembangunan skatepark.
Baca Juga: Bis rombongan Peziarah Asal Lampung Ludes Terbakar
“Bahkan di Asia Tenggara dan Asia, Indonesia termasuk yang paling banyak membangun skatepark selain Jepang,” ujarnya.
Meski demikian, komunitas skateboard berharap dukungan pemerintah tidak berhenti pada satu fasilitas saja.
Odenk menyebut Kota Bekasi membutuhkan setidaknya satu skatepark berstandar nasional yang dapat digunakan untuk kompetisi resmi, terlebih Bekasi akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat 2026.
Baca Juga: Pemberian Penghargaan Warnai Apel Awal Tahun Pemkot Bekasi
“Mudah-mudahan ke depan ada satu skatepark yang benar-benar proper untuk kompetisi. Yang sudah ada juga bisa segera dilengkapi fasilitas pendukung seperti toilet dan parkir,” katanya.
Ia menegaskan bahwa dukungan Wali Kota Bekasi telah memberi harapan besar bagi pembinaan atlet skateboard lokal.
Dengan konsistensi kebijakan dan keberpihakan terhadap olahraga ekstrem, Bekasi dinilai memiliki potensi besar melahirkan atlet skateboard berprestasi di tingkat nasional.***




