BEKASI.POJOKSATU.id - Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, turut menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) I Asosiasi Wakil Kepala Daerah (ASWAKADA) Indonesia yang digelar di Hotel New Saphir, Yogyakarta, Kamis, 3 Juli 2025.

Munas perdana ini menjadi momen bersejarah, menandai transformasi Forum Wakil Kepala Daerah (Forwakada) menjadi asosiasi resmi ASWAKADA. Tujuannya, memperkuat sinergi antarwakil kepala daerah dan membangun kerja sama strategis dengan pemerintah pusat untuk mendorong pembangunan nasional.

Mengusung tema "Memperkuat Peran Wakil Kepala Daerah sebagai Pilar Kepemimpinan Daerah Menuju Indonesia Emas", kegiatan ini diikuti oleh 289 wakil kepala daerah dari total 508 wakil bupati dan wakil wali kota di seluruh Indonesia.

Baca Juga: BP3MI Jabar Gagalkan Pengiriman 18 Pekerja Migran Ilegal ke Arab Saudi dari Bekasi

Kegiatan ini juga dirangkai dengan Bimbingan Teknis Nasional yang membahas peningkatan kapasitas dan kepemimpinan di era perubahan nasional.

Wakil Wali Kota Bekasi menyambut baik forum ini sebagai langkah penting dalam memperkuat posisi wakil kepala daerah.

“ASWAKADA menjadi ruang strategis untuk memperkuat fungsi wakil kepala daerah. Bukan hanya pendamping kepala daerah, tetapi juga pendorong efektivitas dan kesinambungan pemerintahan,” ujar Abdul Harris.

Baca Juga: Warga Minta Pemangkasan Pohon Beringin Rimbun di Jalan KH. Muchtar Thabrani Bekasi Utara

Ia menambahkan bahwa forum seperti ini sangat penting sebagai wadah pembelajaran kolektif, pertukaran pengalaman, dan penyampaian aspirasi lintas daerah yang berdampak langsung pada sistem pemerintahan.

“Wakil kepala daerah punya andil besar dalam isu strategis seperti pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, hingga transformasi digital untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” lanjutnya.

Menurutnya, Munas bukan hanya ruang diskusi, tapi juga menjadi tempat menyusun strategi pembangunan daerah yang profesional dan terarah.

Abdul Harris berharap ASWAKADA bisa menjadi mitra aktif pemerintah pusat dalam menyusun kebijakan yang berdampak nyata di daerah, serta memperkuat jembatan komunikasi antara pusat dan daerah.

Baca Juga: RSUD Kota Bekasi Tegaskan Operasi Caesar Ratih Sudah Sesuai Prosedur

“Semoga ASWAKADA mendorong tata kelola pemerintahan yang inklusif dan adaptif terhadap tantangan zaman,” tutupnya.

Agenda Munas juga meliputi pembahasan legalitas organisasi, penyusunan program kerja nasional, dan deklarasi konsolidasi wakil kepala daerah se-Indonesia. (adv)***