BEKASI.POJOKSATU.id – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meresmikan Taman Harapan RW 15 yang berada di Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Peresmian tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PAN, Evi Mafriningsianti.

Keberadaan taman ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara RT, RW, dan masyarakat dalam menghadirkan ruang publik yang nyaman, sekaligus mencerminkan kreativitas warga dalam menata lingkungan.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif warga RW 15 yang tidak hanya menjaga taman, tetapi juga memperindah area tersebut melalui mural di dinding taman. Beragam karya seni, mulai dari tokoh pahlawan nasional hingga gambar tematik, dinilai mampu memperkuat nilai estetika serta menumbuhkan rasa kepemilikan warga terhadap fasilitas umum.

“Ini contoh gotong royong yang baik. Taman tidak hanya dibangun, tetapi juga dirawat bersama. Kreativitas warga terlihat dari mural yang memperindah lingkungan,” ujar Tri Adhianto.

Baca Juga: Wali Kota Bekasi Pastikan Layanan RSUD Kota Bekasi dan Gaji ASN Tetap Berjalan

Pada kesempatan itu, Wali Kota Bekasi juga menyinggung persoalan banjir yang sebelumnya terjadi di wilayah tersebut. Ia menjelaskan bahwa luapan air disebabkan oleh kebocoran dinding kali di area underpass. Sebagai solusi, pemerintah akan melakukan pengerukan sungai dan penambalan dinding kali agar kejadian serupa tidak terulang.

Selain itu, Pemerintah Kota Bekasi merencanakan penyelesaian pembangunan polder di RW 10 dengan penambahan tinggi tanggul, pengerukan kali agar muka air tidak sejajar dengan jalan underpass, serta pembangunan polder air dan rumah pompa di sekitar Duren Jaya sebagai langkah pengendalian banjir yang lebih menyeluruh.

Tri Adhianto juga mengajak warga untuk turut memantau rumah pompa di Kali Lengkak RW 8, Kelurahan Bekasi Jaya. Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat penting dalam mendeteksi kenaikan air sejak dini.

“Kita jaga bersama. Jika air mulai naik, segera diinformasikan agar bisa cepat ditangani,” katanya.

Baca Juga: Bekasi Resmikan Polder Griya Bintara untuk Cegah Banjir di Bekasi Barat

Selain membahas lingkungan, Tri turut menyinggung pemanfaatan dana hibah sebesar Rp100 juta untuk wilayah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara RT dan RW agar dana tersebut digunakan secara tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“RT sebagai pengusul dan RW sebagai pengambil kebijakan harus berjalan seiring agar dana hibah benar-benar berdampak bagi warga,” tutup Tri Adhianto.***