BEKASI.POJOKSATU.id - Warga di sekitar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bojongmenteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari kubangan di belakang fasilitas tersebut. Aroma tidak sedap itu telah tercium selama beberapa bulan terakhir, sejak SPPG mulai beroperasi.
Menanggapi keresahan warga, Ketua RW 04 Bojong Menteng, Hasan Kanung, mengaku telah berkoordinasi dengan pihak SPPG dan pemilik lahan tempat kubangan berada. Dari hasil pertemuan, kedua pihak bersepakat untuk menutup kubangan tersebut dengan cara diuruk agar tidak lagi menimbulkan bau yang mengganggu kenyamanan warga.
“Pihak SPPG sudah sepakat menutup kubangan dengan cara diuruk agar tidak lagi menimbulkan bau. Kami akan pantau pelaksanaannya,” ujar Hasan, Senin, 3 November 2025.
Baca Juga: PKK Dorong Ibu-ibu RW 2 Jatiwaringin Wujudkan Keluarga Produktif Lewat Program Rutilahu
Hasan menambahkan, pihaknya masih menunggu hasil uji sampel air yang telah diambil oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi guna memastikan apakah terdapat pencemaran limbah yang berasal dari aktivitas dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di area tersebut.
“Beberapa dinas sudah turun ke lokasi untuk ambil sampel air. Hasilnya kami belum terima, tapi kami harap segera keluar agar warga tenang,” tutupnya.***




