POJOKSATU.id, KOTA BEKASI - Sosok di balik aksi pencurian pakaian dalam perempuan di Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, terkuak sudah.
"Sudah tertangkap kemarin malam sekitar jam 19.00 WIB. Pas ditangkap, ternyata bocah kelas 6 SD, di bawah umur," kata Lurah Kranji Isnaini saat dikonfirmasi, Rabu, 11 Januari 2023.
Isnaini mengatakan penangkapan bermula saat warga yang resah berinisiatif untuk memancing pelaku.
Warga RT 4 RW 4 datang ke kantor lurah dan menyatakan bahwa warga siap untuk menangkap pelaku.
"Jadi warga memancing pelaku, terus saya bilang, 'jangan satu orang, saling kerja sama.' Saya bilang, komunikasi yang aktif, setelah pancingan dibuat, akhirnya bisa ditangkap (pelakunya)," ungkap Isnaini.
BACA JUGA: Aksi Maling Pakaian Dalam Wanita Bikin Warga Kranji Resah
Dia menyebutkan bahwa bocah tersebut mencuri pakaian dalam wanita hanya karena iseng. Pakaian dalam wanita yang dicuri pun langsung dibuang, tak disimpan oleh pelaku.
"Motif cuma iseng, namanya anak-anak kali, ya, soalnya dia ambil, terus dibuang pakaiannya, ada yang ke genteng, ada juga yang ke aliran kali," jelas Isnaini.
Setelah bocah tersebut ditangkap, warga dan pihak keluarga pelaku langsung melakukan mediasi bersama bhabinkamtibmas di wilayah setempat. Kasus itu pun dinyatakan selesai.
BACA JUGA: Alamak, Pria Ini Curi Pakaian Dalam Wanita Untuk Fantasi Seks
Orang tua sepakat untuk mengawasi anaknya dan warga juga sepakat tak merundung bocah tersebut.
"Pada intinya, karena pelaku di bawah umur, kasihan juga bapaknya enggak kerja, yang diandalkan ibunya saja yang buruh cuci. Ibunya juga menangis dan saya arahkan untuk memperhatikan anaknya, jangan sampai kejadian kembali terulang," ujar Isnaini.
"Mereka (orang tua pelaku) juga minta solusi agar anaknya tak dicibir, karena takut berimbas pada psikologis anaknya. Jadi, artinya sudah mediasi," demikian kata dia. (Adika F Utomo)




