BEKASI.POJOKSATU.id - Yayasan Galuh di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, menjadi salah satu lembaga sosial yang telah lama menjadi rumah pemulihan bagi ratusan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Dengan dukungan tenaga ahli yang berdedikasi tinggi, yayasan ini telah menangani sekitar 450 pasien, sebagian di antaranya kini dinyatakan pulih dan kembali menjalani kehidupan normal di tengah masyarakat.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang berkunjung langsung ke yayasan tersebut menyampaikan apresiasinya atas komitmen dan ketulusan para pengurus dalam memberikan pelayanan kepada warga dengan kondisi khusus. Ia bahkan sempat berbincang dengan Abdurrahman Hidayat, salah satu pasien yang telah pulih setelah menjalani perawatan selama lima tahun.
Baca Juga: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tegaskan Pemerintah Harus Hadir untuk Semua, Termasuk ODGJ
Dalam pertemuan itu, Abdurrahman menyampaikan harapannya agar masyarakat dapat menghapus stigma negatif terhadap ODGJ, dan lebih memahami bahwa gangguan jiwa bukanlah kondisi permanen.
“Harapan saya, masyarakat bisa memahami bahwa ODGJ bukanlah vonis seumur hidup. Mereka bisa sembuh dan kembali ke masyarakat. Ini menjadi tugas penting pemerintah untuk menanamkan mindset tersebut,” ujarnya.
Kunjungan Tri ditutup dengan suasana hangat, saat ia mengajak beberapa warga binaan bernyanyi bersama dan meninjau fasilitas perawatan.
Pemerintah Kota Bekasi optimistis bahwa melalui kolaborasi dengan yayasan seperti Galuh, semakin banyak warga ODGJ dapat pulih dan hidup produktif kembali di tengah masyarakat.***




