BEKASI.POJOKSATU.id - Aksi begal gagal gara-gara korban melawan dengan senjata tak biasa. Ini terjadi di Jalan Yayasan Nurul Huda, RT 2 RW 1, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Senin, 18 Desember 2023.

Pada awalnya, pelaku begal yang berjumlah 4 orang itu tampak beringas dengan mengacungkan senjata tajam. Korban yang dikejar oleh mereka pun ketakutan.

Salah seorang pelaku begal yang mengenakan jaket tudung berwarna hitam mengancam korban dan pengunjung warkop lain dengan celurit.

Pada saat yang bersamaan, pelaku begal lain hendak membawa motor milik korban. Sembari bersiap melarikan diri, pelaku tetap mengacungkan senjata tajamnya.

Baca Juga: Anggota Marinir Gagalkan Aksi Jambret di Jatiasih

Korban kemudian membawa tabung gas 3 kilogram dan mencoba melempar benda itu ke arah pelaku begal. Hal itu cukup ampuh membuat para pelaku melarikan diri.

Penjaga warkop, Satori, pada Jumat, 22 Desember 2023, mengatakan, "Pelaku membawa parang ukurannya panjang banget, kalau dilihat bawa satu parang doang."

Para pelaku sempat membawa kendaraan korban, namun gagal karena mendapat perlawanan dari masyarakat dan juga korbannya.

"Tuh korban masuk lari-lari ke sini, terus tidak lama salah satu korban mencabut gas dan melakukan perlawanan," jelas dia.

Baca Juga: 9 Kali Beraksi Rampok Minimarket, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Pelaku untuk Hal Ini

Satori membeberkan aski begal hingga masuk ke dalam warkop baru pertama kali terjadi.

"Kalau begal kaya gini baru pertama kali terjadi, tapi kalau perampasan handphone konsumen sudah dua kali terjadi," ucap dia.

Meski ada patroli, Satori mengaku wilayah tersebut terbilang rawan kriminalitas, terutama kejahatan geng motor.

Dia berharap pihak kepolisian dapat lebih rutin melakukan patroli, khususnya di jam-jam rawan.***