BEKASI.POJOKSATU.id - Kue pancong rasanya enak, manis dan nikmat dimakan bersama-sama. JPA (14 tahun) seorang remaja putri di Kota Bekasi justru mendapat pil pahit.
Dia menjadi korban perundungan yang dilakukan oleh teman-temannya di dekat Danau Duta Harapan, Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Insiden itu terjadi pada 4 April 2024 atau saat bulan Ramadhan. Tapi, JPA baru bercerita tentang hal itu kepada keluarganya setelah Lebaran.
Baca Juga: Brak! Maling HP Jatuh dari Genting, Langsung Ditangkap Warga Perumnas 1
Jadi, JPA berjanji membelikan seniornya kue pancong. Akan tetapi, saat hendak membeli pancong, penjual pancong itu tutup.
"Dan difotoin juga kondisi warungnya," ucap Paman Korban, Khaerul Anwar, belum lama ini.
Karena kue pancong tidak jadi diberikan, sebagai inisiatif korban memberikan uang kepada seniornya. Akan tetapi itu justru dibalas lewat pukulan dan jambakan. E (16 tahun) melakukan hal tersebut kepada korban.
Baca Juga: 6 Orang Ditangkap Gara-Gara Bongkar Blokade Putaran di Jalur Mudik
Paman korban mengatakan E tidak terima karena JPA tidak tepat waktu. Pemukulan terjadi di 2 lokasi, pertama rumah M dan kedua di Danau Duta Harapan.
"Keponakan saya diajak main temannya, sampai di sana (Danau Duta Harapan, Ed) malah dipukul, ditendang, digampar. Ada temannya juga yang memvideokan," kata dia.
Pelaku mengancam korban tidak boleh menceritakan hal itu kepada siapapun. Akan tetapi, akhirnya korban bercerita kepada keluarga pada 10 April 2024.
JPA sudah membuat laporan polisi atas E. Sang paman berharap polisi menindak tegas laporan itu.***




