BEKASI.POJOKSATU.ID - Seorang remaja berinisial A memacu motor dalam kecepatan tinggi di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu, 11 Januari 2025.

Nahas, korban diserempet mobil dari belakang dan terjatuh. Menurut kesaksian warga, korban tampak buru-buru memacu motornya ke arah Cikarang Barat.

Sesaat motornya terjatuh berhamburan pula uang kertas pecahan Rp100.000 dan Rp50.000 yang di bawanya. Uang itu bertaburan di jalan raya dan para warga pun membantu memungutnya.

Baca Juga: Warga Bantu Korban Kecelakaan di Tambun, Ternyata Kurir Uang Palsu

Akan tetapi ketika memungut uang tersebut ada hal aneh yang dirasa warga yaitu uang tersebut terasa berbeda dibandingkan uang pada umumnya.

"Kalau diraba, terasa lebih tebal dari uang mainan, tapi jelas palsu," tambah Aminah.

Aminah bahkan berpendapat bahwa jika orang tunanetra saja bisa membedakan bahwa uang tersebut adalah uang palsu.

Berdasarkan informasi Polsek Tambun Selatan jumlah pecahan uang yang dibawa oleh remaja berinisial A tersebut senilai 2,2 juta pecahan Rp100.000 dan Rp50.000.

Baca Juga: Pria Tua Jadi Korban Begal di Setu, Pelaku Lukai Korban di Tangan dan Kaki

Bukannya dibawa ke rumah sakit atau klinik terdekat A sebagai korban kecelakaan lalu lintas di bawah Polsek Lampung Selatan beserta Barang bukti yang berhasil dikumpulkan warga.

Kepada polisi A mengaku hendak penghantaran uang tersebut kepada seseorang Ia hanya disuruh mengantar dan diberi upah jika berhasil mengantarkannya dan tidak tahu apapun mengenai keaslian uang yang dia bawa.***