BEKASI.POJOKSATU.id — Polisi masih menyelidiki kasus pencurian tiga telepon seluler (HP) yang disertai penusukan terhadap seorang remaja berinisial MDR (16) di Jalan Cikunir Raya, Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Diketahui bahwa kejadian tersebut terjadi pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.
Kapolsek Bekasi Selatan AKP Rumangga Putratama Napitupulu mengatakan, kejadian bermula saat pelaku masuk ke rumah korban melalui rolling door yang tertutup namun tidak terkunci.
"Pelaku kemudian naik ke lantai dua rumah dan mengambil tiga HP yang sedang diisi daya," kata Angga saat dikonfirmasi, Jumat (2/10/2026).
Saat kejadian, pemilik rumah sedang pergi berbelanja ke pasar. Aksi pencurian kemudian diketahui seorang saksi yang berada di lokasi.
Saksi tersebut kemudian berteriak meminta pertolongan sehingga pelaku berupaya melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Mendengar teriakan tersebut, MDR yang berada di lantai bawah kemudian mengejar pelaku.
Dalam pengejaran itu, MDR berhasil memegang sweter yang dikenakan pelaku. Namun, pelaku tetap menjalankan sepeda motornya hingga korban ikut terbawa.
Pelaku kemudian meminta korban melepaskan pegangannya dan mengancam akan menusuk MDR.
Meski telah mendapat ancaman, korban tetap mempertahankan pegangannya. Pelaku kemudian menusuk MDR sebanyak dua kali pada bagian paha hingga korban terjatuh dari sepeda motor.
Baca Juga : Anggota Brimob Gagalkan Pencurian di Halte TransJakarta Harapan Indah, Pelaku Ditangkap
"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk dan kemudian dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya," ujar dia.
Setelah menusuk korban, pelaku melarikan diri dengan membawa tiga HP yang sebelumnya diambil dari rumah tersebut.
Angga mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan mengetahui keberadaan pelaku.
Petugas juga masih mendalami benda yang digunakan pelaku untuk menusuk korban.
"Polisi telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mencari keterangan saksi, melakukan dokumentasi, serta mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi," katanya.
Menurut dia, penyelidikan masih berlangsung dengan mengumpulkan keterangan saksi dan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap pelaku.
Polisi selanjutnya akan melakukan langkah hukum sesuai dengan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh.***




