BEKASI.POJOKSATU.id - Didik Setiawan (61 tahun) tinggal seorang diri. Anak dan istrinya meninggalkan dia sejak 2 tahun lalu. Sejak saat itu dia tinggal seorang diri.

Di area kediaman Didik Setiawan ditemukan lubang yang pada akhirnya terkuak bahwa lubang itu berisi mayat GH, bocah perempuan berisia 9 tahun.

Satu lubang lagi ada di dalam rumahnya, entah untuk apa. Desas-desus pembunuhan itu sebagai tumbal pesugihan muncul di kalangan warga.

Berdasarkan keterangan warga, ada yang tidak biasa meliputi rumah tempat dia tinggal.

Baca Juga: Bocah Perempuan Ditemukan Terkubur Dalam Galian Sumur di Bantargebang, Korban Sempat Dilaporkan Hilang

Sarminah (47 tahun) mengatakan banyak foto anak-anak di dalam kendi seperti untuk ritual sesuatu. Hal itu terungkap ketika warga menggerebek rumah Didik di Kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.

Kedua, aroma wewangian kerap tericum dari keduaman rumah Didik. Sarminah mengingat aroma wewangian seperti untuk ritual tercium hampir setiap malam.

"Tapi, tidak menentu harinya apa gitu (saat aroma wewangian tercium," kata dia.

Lalu ketiga , meski tinggal sendirian, Didik kerap didatangi orang asing. Karena, warga tidak mengenal sosok orang yang datang ke kediamannya.

Baca Juga: Muncul Dugaan Bocah Perempuan yang Dibunuh Jadi Tumbal Pesugihan

"Iya sering berdatangan ke rumah pelaku, tapi kita tetangga tidak tahu kegiatan yang dilaksanakan oleh pelaku," tutur dia.

Kini Didik dibawa ke Polsek Bantargebang. Sementara itu, belum ada keterangan lebih lanjut atas penemuan mayat bocah perempuan berinisial GH di kediaman Didik.***