BEKASI.POJOKSATU.id – Kasus teror beruntun yang menimpa seorang warga Pejuang, Medan Satria, berinisial VU (38 tahun), belum menemui titik terang meski telah dilaporkan ke pihak kepolisian sejak 8 bulan lalu. Hingga kini, Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek Medan Satria belum dapat mengungkap pelaku.
VU menjadi korban teror sejak Agustus hingga November 2024. Ia mengalami serangkaian ancaman mulai dari pelemparan molotov hingga penyiraman air keras oleh pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Adik korban, TA, mengungkapkan keluarga hidup dalam kecemasan karena pelaku masih berkeliaran. "Kami selalu waspada, terus cek CCTV rumah karena takut diserang lagi," ujar TA, Kamis, 24 April 2025.
Baca Juga: Motor Ketua RT Raib Digasak Tukang Buah Keliling
Trauma mendalam pun dialami korban. VU bahkan enggan keluar rumah dan takut bertemu orang asing karena bayang-bayang pelaku. TA juga mempertanyakan alasan polisi yang mengaku kesulitan mengidentifikasi pelaku karena minimnya bukti.
"Padahal CCTV lengkap dan ada saksi saat kejadian," ungkap dia..
TA berharap aparat kepolisian segera mengambil tindakan tegas dan cepat demi keadilan bagi keluarganya.
Baca Juga: Selama Bulan Maret, Polres Metro Bekasi Tangkap 7 Pengedar Narkoba
"Kami tidak rela pelaku masih bebas, sementara abang saya cacat seumur hidup," demikian kata dia.***




