BEKASI.POJOKSATU.id – Aksi jambret di Cikarang Selatan menimpa seorang pedagang perempuan di Perumahan Bumi Cikarang Makmur, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 19 Agustus 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, sesaat setelah korban bersama suaminya menutup toko dan hendak menyeberang jalan.
Dua pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor tiba-tiba menghampiri korban. Salah seorang pelaku langsung merampas tas yang dibawa korban hingga terjadi aksi tarik-menarik.
Korban sempat berusaha mempertahankan tasnya. Namun, pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam menyerupai pedang dan mengancam akan melukai korban. Karena takut, korban akhirnya melepaskan tas tersebut, sementara kedua pelaku melarikan diri.
Baca Juga: Penumpang Bawa Kabur Motor Listrik Ojol, Pelaku Ditangkap di Cikarang Barat
Suami korban, Nurdin, mengungkapkan tas yang dirampas berisi uang hasil usaha sekitar Rp8 juta serta sejumlah perhiasan emas. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp50 juta.
"Ya, hasil usaha warung biasanya itu sekitar Rp8 juta. Cuma di situ ada emas, itu dibawa semua. Kurang lebih kisaran Rp50 jutaan," ujar Nurdin, Senin, 24 Agustus 2026.
Selain mengalami kerugian materi, korban juga menderita luka memar pada bagian tangan akibat benturan saat mempertahankan tasnya.
Nurdin mengaku sempat mengejar pelaku hingga ke sekitar toko material. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena pelaku berhasil melarikan diri.
Baca Juga: Begal Sadis di Perbatasan Bekasi-Jakarta Ditangkap, 2 Pelaku Ditembak karena Melawan
"Sempat mengancam ngebacoknya. Tenaga perempuan kan beda, terus dia juga kaget posisinya," katanya.
Menurut Nurdin, kondisi di sekitar lokasi saat kejadian cukup ramai. Bahkan, sejumlah anak masih terlihat bermain di kawasan tersebut ketika aksi penjambretan berlangsung.
Usai kejadian, korban bersama keluarganya melaporkan kasus tersebut ke Polsek Cikarang Selatan. Mereka juga menyerahkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi sebagai bahan penyelidikan polisi.***




