BEKASI.POJOKSATU.id - Seorang asisten rumah tangga (ART) dilaporkan kepada polisi oleh majikannya lantaran diduga mencuri barang.
Insiden pencurian itu terjadi di sebuah rumah di Cluster Adenium, Blok A2, Harapan Indah, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.
Padahal, ART itu sudah bekerja dengan Heni Kusuma (51 tahun) selaku korban selama 20 tahun.
Baca Juga: Serba Bisa, Petugas Damkar Kota Bekasi Keluarkan Potongan Sandal dari Hidung Bocah
Heni baru menyadari dirinya kecurian setelah mengecek brankasnya sudah tidak ada di tempat yang semestinya.
"Pada saat kejadian, terduga pelaku ini ke pasar namun sampai siang hari tidak balik-balik," ucap dia, Selasa, 17 September 2024.
"Di situ saya meminta tolong kepada suami untuk menanyakan kepada satpam komplek," sambung dia.
Heni menerangkan pada saat di kroscek bahwa terduga pelaku tersebut pulang kampung dengan alasan ada sanak saudaranya yang meninggal dunia.
"Saya melihat dari rekaman CCTV yang ada di kompleks, bahwa terduga pelaku ini cuman membawa tas ransel dan juga kantong plastik kresek hitam, terus isinya baju-baju aja, sama buku tabungannya," ujar dia.
Baca Juga: Ternyata Pelaku Begal di Tol JORR adalah Sekuriti Pusat Perbelanjaan, Nekat Tak Tahan Ditagih Utang
Namun, kecurigaan tersebut baru muncul, setelah korban merasa ada yang janggal dan melakukan pengecekkan seisi rumah. Alhasil satu buah brankas yang disimpan di dalam kamarnya.
"Jadi kita punya dua brankas, yang satu adalah berangkas yang besar, yang satu berangkas yang kecil. Setelah menanyakan kepada para tetangga, akhirnya para tetangga tuh bilang, ada beberapa ART bilang bahwa mereka melihat Erna, awalnya tuh bolak-balik," jelas Heni.
"Pertama bahwa berat-berat kayaknya, tapi kayak ditutupin pake bed cover gitu ya, terus udah gitu dibonceng sama ART yang sebelah rumah saya," kata dia.
"Nah, itu katanya mau ke laundry, naro barang di situ, titip barang di situ, terus dia kembali lagi, baru terus dia pulang gitu," tambah dia.
Baca Juga: Polisi Angkut Puluhan Motor dari Sebuah Rumah di Cibarusah, Hasil Curian atau Bukan?
Heni menyayangkan aksi yang dilakukan oleh terduga pelaku tersebut. Sebab, selama ini terduga pelaku sudah dianggap sebagai anaknya sendiri.
Heni mengaku isi brankas yang dibawa oleh terduga pelaku yakni berlian, uang valas sehingga kerugian mencapai Rp400 juta.
"Kami sudah membuat laporan ke pihak kepolisian Polsek Medan Satria, semoga pihak kepolisian bisa menangkap terduga pelaku," demikian kata dia.***




