BEKASI.POJOKSATU.id - FAP trauma lantaran menjadi korban bully oleh temannya sendiri beberapa kali.
Saat dibully oleh teman-temannya, sesama pelajar SMP, aksi itu selalu disiarkan secara langsung lewat akun Instagram.
Ada 4 terduga pelaku bully terhadap FAP, mereka adalah I, U, M, dan juga N. Mereka berempat masih berstatus sebagai pelajar SMP.
Erick Nur Arifin menegaskan aksi bully yang dilakukan oleh para pelaku sering terjadi.
Baca Juga: Ayah Korban Bully Laporkan 4 Pelajar SMP kepada Polisi, Anaknya Sempat Dikeroyok dan Divideokan
"Salah satu pelaku juga mengaku sering melakukan aksi serupa kepada anak saya ini, tapi anak saya tidak mau cerita langsung," ungkap Erick kepada bekasi.pojoksatu.id, Rabu, 12 Juni 2024.
Betapa sakit hatinya Erick ketika mendapatkan 3 video yang memperlihatkan ketika anaknya menjadi korban bully.
"Ada salah satu rekan dari anak saya mengirimkan video itu kepada isteri saya dan disitu baru tau kalau seringkali mendapat kekerasan," tegas dia.
Baca Juga: Aksi Pencurian di Bengkel Ban Gagal Gara-Gara Polisi, Pelaku Layangkan Sajam saat Ingin Ditangkap
Terakhir aksi perundungan dan juga bully tersebut diterima oleh anaknya pada Jumat, 7 Juni 2024 di Lapangan Poris, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondokmelati, Kota Bekasi.
"Itu gara-gara anak saya dituduh sudah menyebarkan gosip kalau salah satu pelaku sudah diapa-apain sama cowoknya, namun gosip itu tidak terbukti sama sekali," ujar Erick.
Para pelaku termakan omongan palsu dan langsung melakukan pemukulan kepada korbannya tersebut.
Erick sudah melaporkan keempat terduga pelaku bully itu kepada Polres Metro Bekasi Kota. Dia berharap laporannya dapat diproses segera.***




