BEKASI.POJOKSATU.id – Warga Serang Baru, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan penemuan jasad pria di dalam freezer sebuah ruko, pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Diketahui bahwa kejadian tersebut terjadi di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pemilik usaha berinisial AL, yang baru kembali dari kampung halaman pada Jumat (27/3) malam.
“Persis kejadiannya saya tidak tahu, karena saya lagi di kampung. Saya sampai sini sekitar jam 12 malam,” ujar AL, Minggu 29 Maret 2026.
Saat itu, seluruh karyawan masih belum kembali bekerja usai mudik. AL sempat menanyakan keberadaan karyawan kepada tetangga ruko, namun tidak ada yang mengetahui.
Keesokan harinya, Sabtu pagi, AL datang ke ruko untuk membuka usaha seperti biasa. Namun setibanya di lokasi, ia mulai merasa ada yang tidak beres.
Rolling door terlihat dalam kondisi terbuka sedikit, sementara tidak ada aktivitas di dalam ruko.
“Saya lihat rolling door kebuka sedikit, tapi belum ada karyawan yang datang,” katanya.
Tanpa berpikir panjang, AL tetap berusaha membuka usaha. Ia memanggil tukang kunci untuk membuka rolling door secara penuh.
Baca Juga : Kasus Pembunuhan Sadis di Bekasi, Korban Disimpan di Freezer Selama 5 Hari
Namun suasana mencekam mulai terasa saat ia masuk ke dalam ruko yang sepi.
AL kemudian membuka freezer untuk menyiapkan dagangan. Di situlah ia menemukan sesuatu yang membuatnya syok.
Di dalam freezer terdapat bungkusan mencurigakan yang dibalut selimut.
“Pas saya buka freezer, ada bungkusan pakai selimut. Saya coba pakai pisau, ternyata seperti kulit manusia,” ungkapnya.
Sadar ada hal mengerikan, AL langsung panik dan bergegas melapor ke Polsek Serang Baru.
Baca Juga : Kasus Mayat dalam Freezer Gegerkan Bekasi, Korban Terakhir Terlihat Saat Malam Takbiran
“Saya langsung kabur ke Polsek, karena panik,” ucapnya.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi kemudian melakukan pemeriksaan. Hasilnya, bungkusan tersebut benar berisi jasad korban.
Korban diketahui merupakan penjaga ruko yang selama ini dipercaya menjaga tempat usaha saat karyawan mudik.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban serta kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.
Peristiwa ini pun menyisakan duka sekaligus tanda tanya besar bagi warga sekitar.***




