BEKASI.POJOKSATU.id – Seorang wanita asal Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, menjadi korban hipnotis di Bekasi oleh seorang pria yang dikenalnya melalui media sosial.
Berdasarkan informasi yang diterima bekasi.pojoksatu.id, korban bernama Santi (43 tahun) mengenal pelaku lewat platform media sosial.
Anak korban, Murnia Eca Novi Yanti, mengungkapkan bahwa ibunya telah berkenalan dengan pria tersebut sekitar satu bulan terakhir.
"Ibu saya kan berkenalan dengan pria itu di media sosial Omi sejak 1 bulan yang lalu," ujar Eca kepada bekasi.pojoksatu.id, Jumat, 20 September 2025.
Baca Juga: Keluarga Korban Bullying di Cikarang Barat Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Siswa SMKN
Eca menerangkan, pelaku diketahui bernama Tristianto yang mengaku tinggal di Cipinang, Jakarta Timur.
"Pelaku mengaku kepada ibu saya itu duda dan memiliki dua orang anak. Pelaku juga mengaku bekerja di Indihome wilayah Cipinang, Jakarta Timur," jelasnya.
Menurut Eca, setelah satu bulan saling mengenal, pelaku akhirnya mengajak ibunya datang ke rumah pada Kamis, 18 September 2025.
"Ibu saya itu ketemuan sama pelaku itu di Stasiun Bekasi, kemudian diajak ke rumah tuh untuk ngobrol," ungkap Eca.
Baca Juga: Pelajar SMKN di Cikarang Barat Alami Patah Rahang Usai Diduga Dikeroyok Kakak Kelas
Setelah berada di rumah, pelaku kemudian mengajak korban keluar dengan alasan membeli makanan.
"Selama ibu saya diajak oleh pelaku keluar dengan alasan membeli makanan," tutur Eca.
Namun, hingga malam hari, korban tidak bisa dihubungi. Ia baru pulang dalam kondisi menangis.
"Ibu saya ditinggalkan oleh pelaku di pom bensin di wilayah Bintara, dan berhasil pulang setelah ditolong oleh petugas SPBU," terang Eca.
Eca menambahkan, akibat kejadian hipnotis di Bekasi tersebut, sepeda motor dan dua unit handphone milik korban dibawa kabur oleh pelaku.***




