BEKASI.POJOKSATU.id – Aksi penjambretan terjadi di Kampung Belter, Jalan Sersan Hamzah, Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (5/5/2026) sore. Seorang pria bernama Hendri menjadi korban setelah ponselnya dirampas dua pelaku bermotor.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat korban sedang duduk santai sambil ngopi di depan warung kelontong.

Saat itu, Hendri mengaku sedang memainkan ponselnya. Tiba-tiba, dua pria berboncengan menggunakan sepeda motor Honda PCX keluar dari arah gang dan langsung memepet korban.

Tanpa banyak bicara, salah satu pelaku langsung merampas ponsel milik Hendri lalu kabur dengan kecepatan tinggi.

“Waktu itu saya sedang duduk, lagi ngopi, saya lagi santai lah, tiba-tiba dia langsung jambret,” kata Hendri kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).

Korban mengaku sempat diam beberapa detik lantaran mengira pelaku adalah temannya yang sedang bercanda.

“Saya sempat terdiam dulu. Mungkin dikira saya tuh temen saya suka bercanda. Saya lihat, enggak begitu jauh, ‘wah ini mah bukan’, langsung saya teriak,” ujarnya.

Setelah sadar menjadi korban jambret, Hendri langsung berusaha mengejar pelaku. Namun, motor yang digunakan pelaku melaju sangat kencang sehingga tak berhasil ditangkap.

Warga sekitar yang mendengar teriakan korban juga sempat keluar rumah dan ikut mengejar pelaku. Namun hasilnya nihil.

Baca Juga : Pemerintah Bangun Flyover dan Underpass di 76 Perlintasan Kereta Rawan Kecelakaan

“Kenceng tuh, saya kejar, nggak ketangkep. Karena motornya juga kenceng banget,” ucapnya.

Menurut Hendri, kondisi lokasi saat kejadian memang tidak terlalu ramai. Diduga situasi tersebut dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.

Usai kejadian, korban bersama warga kemudian mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dari rekaman itu, pelaku diduga sudah mempersiapkan aksinya.

Pelaku terlihat sempat mencopot pelat nomor motor sebelum beraksi. Selain itu, pelaku juga berganti posisi pengendara sesaat sebelum menjambret korban.

“Saya lihat dari CCTV tuh dia sebenarnya lewat nih, makai plat nomor. Pas mau beraksi, plat nomornya dicopot. Ganti orang juga, ganti posisi nyetirnya. Mungkin yang ambil itu spesialisnya mungkin,” jelas Hendri.

Sementara itu, Kasi Humas Polsek Rawalumbu, Aiptu Kuwati Asih mengatakan pihak kepolisian telah melakukan pengecekan lokasi kejadian serta memeriksa sejumlah saksi.

“Terkait video viral dugaan jambret di wilayah Margahayu, Polsek Rawalumbu telah melakukan cek TKP, pemeriksaan saksi serta pengecekan CCTV,” ujar Kuwati.

Saat ini, kasus tersebut ditangani Tim Resmob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi Kota guna memburu pelaku.

“Untuk penanganan dan pengungkapan kasus saat ini sudah ditangani Tim Resmob Polda Metro Jaya,” tandasnya.***