BEKASI.POJOKSATU.id - Rentetan kasus pembunuhan dengan latar belakang beragam terjadi di Kota dan Kabupaten Bekasi. Motifnya berbeda-beda, mulai dari masalah keluarga, kecemburuan, gangguan jiwa, hingga konflik personal, deretan kasus pembunuhan di Bekasi mencerminkan kompleksitas persoalan sosial yang ada di tengah masyarakat.
Berikut ini kompilasi lima kasus pembunuhan yang terjadi di Bekasi dalam satu tahun terakhir:
1. Balita Meninggal Akibat Dianiaya Orang Tuanya Saat Mengemis
Kasus memilukan terjadi di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Seorang bocah laki-laki berusia 3 tahun 9 bulan berinisial RMR ditemukan tewas di dalam ruko kosong.
Polisi menetapkan pasangan Aidil Zacky Rahman alias Zack (19) dan Sinta Dewi (22) sebagai pelaku.
RMR adalah anak kandung Sinta yang ikut diajak mengemis. Aksi penganiayaan terjadi usai anak itu muntah karena minum susu. Kesal dan emosi, kedua orang tuanya menganiaya sang anak secara brutal hingga tak bernyawa.
Jasad korban kemudian dibungkus sarung dan disembunyikan. Keduanya ditangkap saat bersembunyi di SPBU Karawang.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Rekonstruksi Pembunuhan Driver Ojol oleh Temannya Sendiri
2. Pembunuhan Driver Ojol oleh Teman Sendiri
Kasus pembunuhan di Bekasi lainnya melibatkan hubungan pertemanan yang berujung maut. Muhammad Arif Widodo alias Abib (43 tahun), seorang driver ojek online, dibunuh oleh temannya sendiri, Jatnika (39 tahun).
Pelaku memukul korban dengan balok kayu dan menyeret tubuhnya ke dapur, lalu membungkus jasadnya dengan tikar dan kain. Jatnika kemudian mengambil motor korban, mengganti pelat nomornya, dan membuang barang-barang pribadi korban ke sungai. Motif pembunuhan diduga terkait perampokan dan dendam pribadi.
3. Suami Cekik Istri karena Cemburu dan Kubur di Septic Tank
Di Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, seorang pria bernama Sunardi (44 tahun) tega membunuh istrinya sendiri, Al Maidah (51 tahun), dengan cara dicekik menggunakan hijab.
Pelaku didorong oleh rasa cemburu buta karena menganggap istrinya berselingkuh. Setelah memastikan korban tewas, jasad Al Maidah disembunyikan dalam lubang septic tank di belakang rumah. Polisi berhasil menemukan kerangka korban dalam kondisi masih lengkap bersama pakaiannya.
Sebelum ditangkap, Sunardi juga menghabisi nyawa Sri, seorang penagih utang yang datang ke rumahnya.
4. Ibu Bunuh Anak Kandung dalam Kondisi Gangguan Jiwa
Sebuah tragedi keluarga terjadi di kawasan elite Summarecon Bekasi, tepatnya di Cluster Burgundy Residence. Pelaku berinisial SNF membunuh anak kandungnya sendiri. Pemeriksaan medis menunjukkan bahwa SNF menderita skizofrenia berat.
Kasus ini menjadi perhatian serius karena pelaku sempat mengalami kondisi psikologis ekstrem, termasuk membenturkan kepala ke tembok sel tahanan. Ia kemudian dirujuk ke RS Polri dan RS Jiwa Grogol sebelum akhirnya kembali ditahan. Proses hukum masih berjalan sambil menunggu hasil koordinasi dengan kejaksaan.
5. Artis Sinetron Tewas Ditusuk Tetangga
Pembunuhan artis sinetron Sandy Permana alias Kandhy Supriatna di Perumahan TNI-Polri, Cibarusah Jaya, menyisakan duka mendalam. Sandy ditemukan tetangganya dalam kondisi bersimbah darah di pinggir jalan dekat rumahnya.
Korban sempat dilarikan ke RSUD Cileungsi, namun nyawanya tidak tertolong. Hasil pemeriksaan mengungkap luka tusuk di dada, perut, dan leher.***




