BEKASI.POJOKSATU.id - Lonjakan arus balik Lebaran 2026 semakin terasa, terutama pada H+6 Idulfitri atau Jumat, 27 Maret 2026. Pada hari tersebut, volume kendaraan yang kembali ke Jabotabek mencapai 204.426 unit, meningkat 45,7 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyebut lonjakan paling signifikan terjadi di GT Cikampek Utama dari arah Trans Jawa. Tercatat sebanyak 87.635 kendaraan melintas menuju Jakarta, atau melonjak hingga 206,9 persen dari kondisi normal.

“Peningkatan jumlah kendaraan tertinggi tercatat terjadi di GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa) menuju Jakarta yang mencapai 87.635 kendaraan atau meningkat sebesar 206,9% dari lalin normal sebanyak 28.559 kendaraan. Hal ini menunjukkan bahwa arus balik dari arah Timur masih menjadi kontribusi utama lalu lintas menuju Jabotabek,” ujar Rivan, Sabtu, 28 Maret 2026.

Baca Juga: Data 11-27 Maret: 2,5 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Arus Balik Didominasi Arah Trans Jawa

Mengantisipasi kepadatan, Jasa Marga melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari penambahan gardu tol, pengaturan lalu lintas di sekitar gerbang, hingga koordinasi intensif dengan pihak Kepolisian. Selain itu, pengguna jalan dari arah Bandung diarahkan untuk memanfaatkan jalur fungsional Tol Japek II Selatan melalui akses KM 77 Tol Cipularang.

“Berdasarkan diskresi Kepolisian, kami juga mengupayakan distribusi lalu lintas agar tidak terpusat di satu titik. Pengguna jalan dari arah Bandung dapat memanfaatkan jalur fungsional Jalan Tol Japek II Selatan melalui akses KM 77 Jalan Tol Cipularang arah Jakarta. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan di KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang merupakan titik pertemuan arus balik dari Bandung dan Trans Jawa,” jelas Rivan.

Selama masa operasional, jalur fungsional tersebut dapat digunakan tanpa tarif tambahan, kecuali tarif Tol Cipularang hingga akses Sadang. Meski demikian, pengguna tetap diminta meningkatkan kewaspadaan karena jalur masih bersifat fungsional.

Baca Juga: One Way Lokal Masih Berlaku, Pengguna Tol Diimbau Gunakan Akses Alternatif

Jasa Marga juga mengingatkan pengguna jalan untuk memperhatikan keselamatan selama perjalanan, termasuk beristirahat di rest area yang tersedia. Pengaturan buka-tutup juga diterapkan di Rest Area KM 52 dan KM 62 secara situasional guna mengurai kepadatan.***