BEKASI.POJOKSATU.id - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyatakan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal masih diterapkan dari KM 263 Ruas Tol Pejagan–Pemalang hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama di Ruas Tol Jakarta–Cikampek.

Seiring kebijakan tersebut, pengguna jalan yang hendak menuju wilayah timur Trans Jawa diminta mengantisipasi perjalanan dengan memilih jalur keluar alternatif.

Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan imbauan ini bertujuan menjaga distribusi arus kendaraan tetap optimal selama skema one way berlangsung.

“Selama one way lokal masih berlangsung, pengguna jalan yang memiliki tujuan menuju wilayah timur Trans Jawa diimbau untuk memanfaatkan akses keluar alternatif. Sebagai informasi terkini, akses keluar Cikopo terpantau cukup padat, sehingga pengguna jalan dapat memanfaatkan jalur alternatif akses keluar lain seperti Dawuan di KM 68," kata dia, Sabtu, 28 Maret 2026.

Baca Juga: Korlantas Minta Pengusaha Tahan Operasional Truk hingga 29 Maret Demi Kelancaran Arus Balik

"Kami juga mengimbau pengguna jalan untuk mengikuti rambu serta arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap lancar tanpa mengganggu arus utama pada jalur one way,” sambung Ria.

Ia menambahkan, pengguna jalan juga dapat memanfaatkan fitur CCTV real-time melalui aplikasi Travoy untuk memantau kondisi lalu lintas sebelum menentukan rute perjalanan.

“Untuk mendukung perencanaan perjalanan yang lebih baik, pengguna jalan juga dapat memanfaatkan fitur CCTV real-time yang tersedia pada aplikasi Travoy guna memantau kondisi lalu lintas terkini sebelum menentukan rute perjalanan,” tambahnya.

JTT turut mengingatkan seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa agar tetap mengutamakan keselamatan dengan memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, menjaga jarak aman, serta memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memulai perjalanan.***