BEKASI.POJOKSATU.id - Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) bersama Jasamarga Maintenance Tollroad (JMTM) mulai melaksanakan rekonstruksi perkerasan di Ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) arah Serpong.

Pekerjaan tersebut dilakukan secara bertahap mulai 10 Juli hingga 24 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas jalan tol sekaligus memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) bagi pengguna jalan.

Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun, mengatakan berbagai langkah pengamanan telah disiapkan selama pekerjaan berlangsung.

Petugas akan ditempatkan di sepanjang area pekerjaan untuk mengatur arus lalu lintas. Selain itu, Jasa Marga juga memasang rambu peringatan, traffic cone, water barrier, serta lampu peringatan sesuai prosedur operasional.

Baca Juga: Revisi Aturan Outsourcing Ditarget Rampung Juli 2026, Fokus Batasi Pekerjaan Alih Daya

Pengaturan lalu lintas juga dilakukan bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) agar arus kendaraan tetap berjalan lancar selama proses rekonstruksi berlangsung.

Berikut jadwal pekerjaan rekonstruksi perkerasan di Tol JORR arah Serpong:

  • Lajur 1 KM 18+160 hingga KM 17+025 (dua titik pekerjaan), berlangsung pada 10 Juli 2026 pukul 21.00 WIB hingga 13 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.
  • Lajur 1 Ramp 8, dikerjakan pada 13 Juli 2026 pukul 10.00 WIB hingga 15 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.
  • Lajur 2 Ramp 8, berlangsung pada 15 Juli 2026 pukul 10.00 WIB hingga 17 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.
  • Lajur 2 KM 18+330 hingga KM 18+225, dilaksanakan pada 17 Juli 2026 pukul 21.00 WIB hingga 20 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.
  • Lajur 2 Off Ramp Cakung Barat, dikerjakan pada 20 Juli 2026 pukul 10.00 WIB hingga 24 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.


Selama proses pengerjaan, lajur maupun ramp yang menjadi lokasi pekerjaan akan ditutup sementara demi menjaga keselamatan pengguna jalan dan petugas. Namun, lajur lainnya tetap dioperasikan agar lalu lintas tetap dapat mengalir.

Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas potensi gangguan yang ditimbulkan selama pekerjaan berlangsung. Pengguna jalan diimbau mengatur waktu perjalanan lebih awal, memastikan saldo uang elektronik mencukupi, serta mematuhi arahan petugas dan rambu lalu lintas ketika melintasi area pekerjaan.***