BEKASI.POJOKSATU.id - Periode libur Waisak 2569 BE dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan keluar Jabodetabek menuju daerah wisata dan kampung halaman.
Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional mencatat lonjakan volume lalu lintas yang cukup signifikan pada Sabtu, 11 Mei 2025, terutama di ruas jalan tol utama Jabodetabek dan wilayah Jawa Barat.
Data mencatat sebanyak 86.903 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek menuju arah Merak dan Puncak, naik 20,82 persen dibandingkan hari biasa yang hanya 71.928 kendaraan.
GT Cikupa (arah Merak) mencatat 42.799 kendaraan, meningkat 1,94 persen dibanding hari normal.
Baca Juga: Stres dan Kecemasan Dapat Sebabkan Lidah Terasa Pahit
GT Ciawi 1 (arah Puncak) mengalami lonjakan paling tinggi dengan 44.104 kendaraan, atau naik 47,29 persen dibanding volume normal.
Di Jawa Barat, peningkatan lalu lintas juga terpantau tinggi. Sebanyak 70.957 kendaraan melintas menuju arah Bandung dan Rancaekek, atau naik 14,42 persen dari hari biasa.
GT Cileunyi (Padaleunyi arah Rancaekek, Garut, dan sekitarnya): 33.823 kendaraan, naik 14,24 persen.
GT Pasteur (keluar Bandung): 37.134 kendaraan, meningkat 14,57 persen dibanding volume normal.
Baca Juga: Pemerintah Tanggapi 6 Tuntutan Buruh, Fokus pada Mitigasi PHK
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional, Widiyatmiko Nursejati, menyebut peningkatan ini bersifat harian, dengan pola lonjakan di pagi hari dan arus balik di malam hari pada gerbang tol utama.
Demi mengantisipasi peningkatan volume kendaraan saat libur panjang Waisak, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima, memastikan pengemudi dalam kondisi sehat, mengecek saldo e-toll dan bahan bakar, dan menggunakan satu kartu e-toll yang sama untuk sistem tol tertutup seperti Tol Cipularang, Padaleunyi, dan JORR II.***




