BEKASI.POJOKSATU.ID - Mobilitas pemudik dari wilayah Bekasi mulai meningkat menjelang Lebaran 2026.
Memasuki H-10 Lebaran, ribuan penumpang tercatat berangkat menggunakan kereta api jarak jauh dari Stasiun Bekasi dan Stasiun Cikarang.
Data PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta menunjukkan bahwa pada hari pertama masa Angkutan Lebaran 2026, jumlah pelanggan kereta api yang berangkat dari Stasiun Bekasi mencapai 4.227 orang.
Sementara itu, Stasiun Cikarang mencatatkan 2.786 pelanggan yang melakukan perjalanan menuju berbagai daerah tujuan.
Peningkatan mobilitas ini menjadi salah satu indikator awal dimulainya arus mudik masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Banyak warga memilih menggunakan kereta api sebagai moda transportasi karena dinilai lebih praktis dan nyaman untuk perjalanan jarak jauh.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa tren peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terlihat sejak dimulainya masa Angkutan Lebaran tahun ini.
“Memasuki H-10 Lebaran, pergerakan pelanggan kereta api dari wilayah Daop 1 Jakarta mulai meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Tren ini diperkirakan akan terus naik seiring semakin dekatnya puncak arus mudik,” ujar Franoto, Rabu 11 Maret 2026.
Baca Juga: Wali Kota Bekasi: Inovasi Harus Jadi Budaya Kerja Pemerintah untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Menurut data KAI, selain Bekasi dan Cikarang, sejumlah stasiun lain di wilayah Daop 1 Jakarta juga mencatat jumlah penumpang yang cukup tinggi.
Stasiun Pasar Senen menjadi titik keberangkatan dengan jumlah pelanggan terbanyak, yakni mencapai 12.265 penumpang.
Disusul Stasiun Gambir sebanyak 4.823 penumpang serta Stasiun Jatinegara 1.638 penumpang.
Sementara itu, beberapa stasiun lain seperti Karawang dan Cikampek juga turut mencatat mobilitas pemudik, masing-masing dengan 760 penumpang dan 522 penumpang yang berangkat menggunakan kereta api jarak jauh.
Selain keberangkatan, pergerakan penumpang yang tiba di wilayah Bekasi juga terpantau cukup signifikan.
Tercatat sebanyak 2.248 pelanggan tiba di Stasiun Bekasi pada hari pertama masa Angkutan Lebaran, sementara Stasiun Cikarang menerima 679 pelanggan.
KAI memperkirakan jumlah penumpang akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan, terutama mendekati puncak arus mudik yang biasanya terjadi beberapa hari sebelum Hari Raya Idulfitri.
Baca Juga: Tri Adhianto: Penanganan Banjir di Bekasi Butuh Infrastruktur dan Peran Masyarakat
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI mengimbau masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik agar segera merencanakan perjalanan lebih awal, termasuk melakukan pemesanan tiket lebih cepat.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan kursi kereta yang tersedia sekaligus menghindari kehabisan tiket saat mendekati hari keberangkatan.
“KAI berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026,” tutup Franoto.***




