BEKASI.POJOKSATU.ID - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa inovasi harus menjadi budaya kerja di lingkungan pemerintahan daerah agar pelayanan kepada masyarakat dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata.

Menurutnya, inovasi daerah merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kinerja pemerintahan sekaligus memperkuat daya saing daerah di tengah tantangan global yang semakin dinamis.

“Inovasi daerah bukan sekadar program tambahan, tetapi menjadi budaya kerja baru di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. Kita harus berani melakukan terobosan, mempercepat pelayanan, dan menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat. Inovasi harus berdampak nyata, terukur, dan dirasakan langsung oleh warga,” tegas Tri, Rabu, 11 Maret 2026.

Baca Juga: Tri Adhianto: Penanganan Banjir di Bekasi Butuh Infrastruktur dan Peran Masyarakat

Ia juga menekankan bahwa inovasi dalam pemerintahan memiliki dasar hukum yang kuat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk melakukan terobosan dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan.

Selain itu, Tri mengajak seluruh perangkat daerah untuk meninggalkan pola kerja yang bersifat sektoral dan memperkuat kolaborasi antarinstansi demi menghadirkan kebijakan yang lebih efektif.

“Saya mengajak seluruh perangkat daerah untuk meninggalkan ego sektoral. Mari kita perkuat kolaborasi antara eksekutif dan legislatif, karena hanya dengan sinergi kita bisa membawa Kota Bekasi melompat lebih jauh,” lanjutnya.

Ia menilai bahwa inovasi yang dilakukan pemerintah daerah harus berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi yang berkelanjutan, pemerintah daerah diharapkan mampu menghadirkan berbagai terobosan yang memberikan manfaat langsung bagi warga. (adv)