Tasikmalaya, BEKASI.POJOKSATU.id, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) terus berkomitmen mendukung pemerataan akses dan pelayanan energi bagi masyarakat melalui peningkatan fasilitas lembaga penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan status Pertashop menjadi SPBU 34.461.39 yang berlokasi di Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya pada Selasa (3/11).
Kehadiran SPBU 34.461.39 diharapkan dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat, khususnya bagi para nelayan di kawasan selatan Kabupaten Tasikmalaya serta masyarakat di wilayah Kecamatan Cipatujah dan sekitarnya.
SPBU 34.461.39 menyediakan berbagai pilihan produk BBM, meliputi BBM penugasan Pertalite dan Biosolar, serta produk BBM lainnya Pertamax dan Pertamina DEX.
Untuk memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan produk, pasokan BBM ke SPBU ini disuplai dari Fuel Terminal Tasikmalaya.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB), Reno Fri Daryanto, menyampaikan bahwa peningkatan status Pertashop menjadi SPBU merupakan salah satu upaya untuk memperluas aksesibilitas layanan energi sekaligus mendekatkan pelayanan BBM kepada masyarakat.
“Pertamina Patra Niaga terus berupaya memastikan ketersediaan dan kemudahan akses energi bagi masyarakat, termasuk di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap lembaga penyalur BBM. Kehadiran SPBU 34.461.39 ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat Kecamatan Cipatujah, para nelayan, serta masyarakat di kawasan selatan Kabupaten Tasikmalaya,” ujar Reno.
Selain menyediakan berbagai produk BBM, SPBU 34.461.39 juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Melalui konsep Non-Fuel Retail (NFR), SPBU ini menghadirkan Bright yang terintegrasi dengan gerai minimarket serta fasilitas ATM.
Ke depan, SPBU 34.461.39 juga direncanakan akan mengembangkan fasilitas tambahan berupa layanan pengisian nitrogen dan pangkalan LPG guna semakin melengkapi kebutuhan masyarakat.
“Kami mengapresiasi komitmen mitra yang telah berkontribusi dalam menghadirkan fasilitas SPBU di wilayah Cipatujah. Kami berharap SPBU ini dapat dikelola dengan baik, mengutamakan aspek keselamatan, menjaga kualitas dan kuantitas BBM, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami juga berharap pengembangan fasilitas pendukung ke depan dapat semakin memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar,” jelas Reno.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Budi Ahdiat, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada mitra atau pemilik SPBU 34.461.39 yang merupakan putra daerah asal Pamayang, Kecamatan Cipatujah.
Menurutnya, keberhasilan menghadirkan SPBU di tanah kelahiran merupakan sebuah pencapaian yang patut diapresiasi.
“Kami mengapresiasi dan berharap keberadaan SPBU ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya dalam memenuhi kebutuhan BBM para nelayan di kawasan selatan Kabupaten Tasikmalaya dan masyarakat sekitarnya,” ungkap Budi.
Peningkatan status Pertashop menjadi SPBU 34.461.39 dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya jumlah SPBU di wilayah Kecamatan Cipatujah, khususnya Desa Sindangkerta.
Sebelumnya, jarak menuju SPBU yang telah ada, yakni SPBU 34.461.33 dan SPBU 34.461.21, mencapai sekitar 20 kilometer. Dengan hadirnya SPBU 34.461.39, jarak akses masyarakat terhadap layanan BBM kini menjadi lebih dekat.
Melalui peningkatan fasilitas lembaga penyalur ini, Pertamina Patra Niaga bersama mitra terus berupaya menghadirkan layanan energi yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan terintegrasi dengan berbagai fasilitas pendukung.
Kehadiran SPBU 34.461.39 diharapkan tidak hanya mempermudah masyarakat dalam memperoleh energi, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat hingga ke wilayah pesisir selatan Kabupaten Tasikmalaya.






