POJOKSATU.id - Habib Umar bin Hafidz adalah seorang ulama ahlusunnah yang berasal dari Tarim, Yaman, dan juga menjadi pimpinan Pondok Pesantren Darul Mustofa.

Habib Umar lahir pada hari Senin, 27 Mei 1963 M atau 4 Muharram 1383 Hijriyah. Nama lengkapnya adalah Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz.

Beliau merupakan keturunan Rasulullah SAW yang ke-39.

Sejak masa kecil, Habib Umar sudah menunjukkan bakat dan kecerdasannya dalam mempelajari ilmu agama.

Baca Juga: Jadwal Habib Umar bin Hafidz di Indonesia: Ada 3 Tabligh Akbar di Kota Besar

Beliau mampu menghafal Al-Qur'an pada usia yang sangat muda, serta menguasai berbagai teks inti dalam fikih, hadits, bahasa Arab, dan ilmu-ilmu keagamaan lainnya.

Hal tersebut membuatnya diakui oleh banyak ulama seperti Muhammad bin ‘Alawi bin Shihab dan al-Shaikh Fadl Baa Fadl, serta para ulama lain yang mengajar di Ribat, Tarim.

Prestasi dan penghargaan Habib Umar tak hanya diakui di lingkup lokal, namun juga secara internasional.

Beliau termasuk dalam salah satu dari 50 urutan teratas dalam The Muslim 500: The World's 500 Most Influential Muslims, sebuah penghargaan yang diberikan kepada tokoh-tokoh muslim yang berpengaruh di dunia.

Dalam memberikan nasihat dan petunjuk kepada umat, Habib Umar selalu menekankan pentingnya cinta dan kasih sayang antar sesama.

Habib Umar sering mengingatkan bahwa penuhilah hati dengan kecintaan terhadap saudara, karena hal itu akan menyempurnakan kekurangan dan meningkatkan derajat di sisi Allah.

Baca Juga: Masjid Luar Batang: Jejak Sejarah Dakwah Habib Husein di Tanah Jakarta

Habib Umar juga mengajarkan tentang pentingnya beribadah dengan tulus dan berusaha menjadi seorang hamba yang senantiasa mengingat Allah dalam segala hal.

Habib Umar bin Hafidz memiliki dua putra, yaitu Sayyid Salim bin Umar dan Sayyid Hamid bin Umar Hafidz.

Tak hanya sebagai seorang ulama, Habib Umar juga merupakan penulis yang produktif. Beberapa kitab karangannya antara lain Is'af at Thalibi, Ridha al-Khalaq bi bayan Makarimal Akhlaq, Taujihat at-Thullab, Syarah Mandzumah Sanad al-'Ulwi, dan lainnya.***