BEKASI.POJOKSATU.id – Sebanyak 17 korban kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur masih dirawat di RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Jumat (1/5/2026).

Jumlah tersebut berkurang dari sebelumnya yang mencapai 22 pasien pada Rabu (29/4/2026) lalu.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kota Bekasi, dr Sudirman, mengatakan dari total pasien yang masih dirawat, 11 di antaranya merupakan warga Kabupaten Bekasi.

“Sisanya 17 pasien. Tadi Pak Bupati Kabupaten Bekasi juga sudah meninjau langsung, dan ada 11 pasien merupakan warga Kabupaten Bekasi,” kata Sudirman kepada wartawan, Jumat (1/5/2026).

Ia menjelaskan, dari 17 pasien tersebut, tiga orang dijadwalkan menjalani operasi pada hari ini. Kondisi korban yang masih dirawat rata-rata mengalami luka cukup serius.

Baca Juga : Kasus Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Naik ke Tahap Penyidikan, Polisi Periksa 24 Saksi

“Untuk hari ini ada tiga pasien yang dioperasi. Yang masih dirawat ini umumnya dengan kondisi sedang hingga berat. Kalau yang ringan sudah dipulangkan,” jelasnya.

Sudirman menambahkan, pihak rumah sakit juga memperkirakan sebagian pasien bisa dipulangkan dalam waktu dekat. Namun, hal itu masih menunggu hasil observasi tim medis.

“Kalau yang habis operasi biasanya observasinya bisa sampai satu minggu sampai 10 hari. Tapi kalau tanpa operasi, biasanya sekitar lima hari sampai satu minggu,” tutupnya.***