BEKASI.POJOKSATU.ID - Persiapan operasional fungsional Tol Jakarta Cikampek II Selatan terus dikebut menjelang periode mudik Lebaran 2026.
Pihak pengelola menargetkan ruas tol baru tersebut sudah dapat digunakan masyarakat mulai 15 Maret 2026.
Berbagai pekerjaan teknis saat ini masih dilakukan untuk memastikan jalur tersebut aman dan siap dilalui kendaraan.
Beberapa aspek yang menjadi fokus penyelesaian antara lain pembersihan jalan dari debu proyek, pemasangan lampu penerangan, serta penyempurnaan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk, Rivan Achmad Purwantono, mengatakan bahwa progres persiapan operasional tol tersebut saat ini telah mencapai sekitar 95 persen.
“Persiapannya ada dua yang krusial yang tetapi sudah 95 persen ya di kilometer 17, yang insyaallah juga selesai dalam satu sampai dua hari ini dan pembersihan area juga harus dilakukan supaya tidak ada debu. Kemudian beberapa lampu juga sudah disiapkan terhadap beberapa area-area yang diwajibkan diberikan lampu,” jelas Rivan, di Purwakarta, Kamis 12 Maret 2026.
Menurutnya, pekerjaan yang masih dilakukan saat ini lebih difokuskan pada tahap penyempurnaan agar ruas tol dapat digunakan secara aman oleh pengguna jalan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Pada periode Lebaran tahun ini, ruas Tol Japek II Selatan direncanakan dibuka sepanjang 52 kilometer dari Gerbang Tol Sadang di Purwakarta hingga Gerbang Tol Setu di Bekasi.
Baca Juga: Stasiun Bekasi Mulai Dipadati Pemudik, 6.389 Orang Berangkat Naik Kereta
Jalur tersebut disiapkan sebagai alternatif perjalanan guna membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di ruas tol utama.
Saat ini sebagian ruas jalan sudah terlihat siap digunakan. Permukaan jalan telah dilapisi aspal, dilengkapi marka jalan, rambu penunjuk arah, serta penerangan di sejumlah titik.
Meski demikian, beberapa bagian masih dalam tahap pembangunan karena proyek tol tersebut memang belum sepenuhnya rampung.
Ruas tol ini nantinya akan dioperasikan secara fungsional selama periode mudik Lebaran, dengan skema penggunaan satu arah dari Bandung menuju Jakarta.
Hal ini disebabkan jalur sebaliknya masih dalam tahap pengerjaan di sejumlah titik.
Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan, Charles Lendra, mengatakan pihaknya telah menyiagakan ruas tol tersebut selama 24 jam setelah resmi dibuka, meskipun waktu operasional tetap mengikuti diskresi dari pihak kepolisian.
“Jadi kita memang menyediakan untuk arus arah Jakarta saja, satu jalur. Untuk periodenya nanti tergantung dengan korlantas apakah dibuka (kapan jadwalnya). Kami siapkan per tanggal 15,” ujar Charles.
Dengan target operasional pada pertengahan Maret tersebut, diharapkan Tol Japek II Selatan dapat membantu memperlancar mobilitas kendaraan selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.




