BEKASI.POJOKSATU.ID - Ruas Tol Jakarta Cikampek II Selatan akan dioperasikan secara fungsional selama periode angkutan Lebaran 2026.
Jalur tol baru ini bahkan dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat sebagai alternatif perjalanan guna membantu mengurai kepadatan arus mudik dan arus balik.
Pada periode Lebaran tahun ini, ruas tol tersebut akan dibuka sepanjang 52 kilometer, mulai dari Gerbang Tol Sadang di Purwakarta hingga Gerbang Tol Setu di Bekasi.
Pembukaan jalur ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi beban kendaraan yang selama ini menumpuk di jalur tol utama.
Baca Juga: Stasiun Bekasi Mulai Dipadati Pemudik, 6.389 Orang Berangkat Naik Kereta
Berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian ruas tol tersebut sudah siap dilalui kendaraan.
Beberapa segmen jalan telah dilengkapi lapisan aspal, marka jalan, papan petunjuk, serta lampu penerangan.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah titik yang belum sepenuhnya dilengkapi fasilitas seperti lampu jalan dan marka.
Selain itu, saat ini baru satu jalur kendaraan yang rampung dan dapat dilalui pengguna jalan, yakni jalur dari arah Sadang menuju Setu.
Sementara jalur sebaliknya masih dalam tahap pembangunan, bahkan di beberapa bagian masih berupa tanah.
Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk, Rivan Achmad Purwantono, mengatakan bahwa pihaknya tengah menyiapkan berbagai aspek teknis agar ruas tol tersebut dapat dioperasikan secara fungsional pada Lebaran tahun ini.
“Persiapannya ada dua yang krusial yang tetapi sudah 95 persen ya di kilometer 17, yang insyaallah juga selesai dalam satu sampai dua hari ini dan pembersihan area juga harus dilakukan supaya tidak ada debu. Kemudian beberapa lampu juga sudah disiapkan terhadap beberapa area-area yang diwajibkan diberikan lampu,” jelas Rivan.
Ia menambahkan bahwa targetnya ruas tol ini dapat mulai digunakan pada 15 Maret 2026, sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang melakukan perjalanan selama periode mudik dan balik Lebaran.
Keberadaan tol ini diharapkan dapat menjadi jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di titik pertemuan kendaraan di KM 66 yang merupakan pertemuan arus dari Tol Cipularang dan Tol Cikopo Palimanan.
Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan, Charles Lendra, mengatakan bahwa ruas tol tersebut akan disiagakan selama 24 jam, meskipun pengoperasiannya tetap menunggu diskresi dari pihak kepolisian.
“Jadi kita memang menyediakan untuk arus arah Jakarta saja, satu jalur. Untuk periodenya nanti tergantung dengan korlantas apakah dibuka (kapan jadwalnya). Kami siapkan per tanggal 15,” ujarnya.
Setelah melewati Tol Japek II Selatan, masyarakat nantinya dapat melanjutkan perjalanan menuju Jakarta melalui jaringan tol lain yang terhubung dengan kawasan tersebut.
Sehingga perjalanan diharapkan menjadi lebih lancar selama periode arus mudik dan balik Lebaran.***




