BEKASI.POJOKSATU.id - Marketing atau pemasaran merupakan upaya bisnis untuk memikat pelanggan agar membeli produk.

Dalam ranah digital, upaya ini dilakukan dengan cara mengirimkan email, membangun keberadaan dalam media sosial, hingga menyediakan respon cepat menggunakan chatbot.

Cara pemasaran ini harus dilakukan secara terus menerus dalam jumlah yang banyak, sehingga untuk mempercepat kinerjanya bisnis memerlukan marketing automation.

Selanjutnya, apakah ada alasan yang dapat meyakinkan bisnis untuk menggunakan marketing automation? Simak terus artikel ini!

1. Menghemat Waktu dan Meningkatkan Produktivitas Tim

Pemasaran adalah tugas berulang yang tidak ada habisnya, tim harus berpikir kreatif untuk menghasilkan ide-ide kampanye iklan yang menarik perhatian pelanggan.

Sayangnya, dalam pemasaran digital tim pemasaran juga harus mengelola pendistribusian konten yang bahkan tak cukup sekali dalam sehari.

Belum lagi proses pemilahan prospek yang menunjukkan minat untuk mendapatkan pemasaran lanjutan.

Akan jadi berbeda jika bisnis mengimplementasikan marketing automation. Tugas pemasaran yang tidak bergantung pada ide kreatif dapat dilimpahkan kepada otomatisasi, dan tim dapat fokus memikirkan lebih banyak ide kampanye.

Dampak positif pada fokus tim dan inovasi produk
Untuk memasarkan produk langsung ke konsumen, bisnis memerlukan strategi personalisasi kepada pelanggan.

Sayangnya, masih banyak pemasar yang tidak bisa menyusun strategi dengan tepat karena terlalu banyak menghabiskan fokusnya pada tugas-tugas yang berulang. Adanya marketing automation telah mengubah tim untuk lebih berfokus pada ide yang inovatif.

Selain itu, kemampuan automation dalam mengumpulkan data tidak hanya mempengaruhi pemasaran saja, tapi juga pengembangan produk.

Data pemasaran yang terkumpul nantinya dapat dianalisis untuk mengidentifikasi preferensi audiens, memudahkan bisnis untuk mengembangkan produk yang inovatif untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan pelanggan.

2. Meningkatkan Kualitas dan Kecepatan Layanan Pelanggan

Efektivitas pemasaran juga turut meningkatkan kualitas dan kecepatan layanan pelanggan. Dalam pemasaran digital, media yang digunakan tidak cukup dengan satu saluran.

Dibutuhkan lebih dari dua akun platform media sosial yang berbeda untuk menjangkau komunitas konsumen secara luas. Selain itu, ada kalanya pelanggan memilih untuk bertanya terkait produk melalui direct message pada akun media sosial.

Namun, untuk membuka dan menutup dua platform sekaligus dapat mengurangi waktu respon, membuat pelanggan menunggu lebih lama.

Marketing automation untuk menyediakan layanan respon cepat

Marketing automation hadir untuk menyelesaikan permasalahan yang kerap dihadapi pemasar modern. Fitur omnichannel pada marketing automation merupakan solusi yang tepat.

Tim pemasaran dapat mengelola dua atau lebih akun media sosial dari platform yang berbeda melalui satu tempat saja.

Fitur ini akan mengumpulkan notifikasi serta pengelolaan akun, menjawab komentar dan pesan melalui direct message dapat dilakukan melalui satu platform.

Menyederhanakan penanganan pertanyaan umum

Tak hanya itu, mengintegrasi chatbot ke dalam media sosial juga akan Memenuhi ekspektasi pelanggan yang ingin respons instan.

Tak sedikit penyedia marketing automation menawarkan fitur chatbot instagram, untuk menjawab pertanyaan umum tanpa harus menunggu tim pemasaran aktif di jam kerja.

Chatbot juda dapat diatur sebagai virtual asisten yang dapat merekomendasikan produk kepada pelanggan. Dengan demikian, pelanggan tidak hanya mendapatkan pelayanan yang instan, tapi juga dipersonalisasi.

3. Memperkuat Hubungan Pelanggan Melalui Personalisasi Sesuai Segmentasi

Beberapa dari kita pasti pernah mengalami, dimana strategi pemasaran sudah dibuat sekreatif mungkin namun tidak ada yang tertarik.

Mungkin pesan yan gkamu sampaikan melalui pemasaran tidak sesuai dengan target pasar. Personalisasi sesuai segmentasi adalah salah satu cara metode pemasaran untuk meningkatkan keterlibatan pelanggan.

Banyak proses yang perlu dilakukan seperti:

• Pengumpulan data pelanggan

• Proses penyortiran pelanggan berdasarkan historis aktivitas mereka terhadap bisnismu

• Proses pembagian segmentasi pelanggan berdasarkan tahapan yang mereka lalui,

• Proses pengolahan dan eksekusi ide konten berdasarkan segmentasi yang telah dibuat,
serta proses pendistribusian pesan pemasaran ke pelanggan melalui beberapa platform saluran.

Bila dilihat secara gamblang, proses-proses tersebut cukup memakan banyak waktu dan sumber daya. Namun, adanya marketing automation mampu memotong proses membangun hubungan pelanggan ini. NIlai tambahnya, setiap tahapan dalam proses menjadi lebih konsisten.

Dalam proses pendistribusian konten misalnya, pemasar dapat mengatur jadwal terkait waktu yang tepat untuk mengirimkan pesan pemasaran secara otomatis.

Begitu pula dengan interval waktu pengiriman yang ideal, agar pelanggan tidak menganggap pesan personalisasi yang kamu kirimkan sebagai spam.

Sehingga pesan personalisasi yang telah dirancang sedemikian rupa dapat dibaca, atau bahkan mengundang interaksi pelanggan.

4. Marketing Automation Mendukung Skalabilitas Bisnis dan Ekspansi Pasar

Ketika mendirikan bisnis, keuntungan bukan satu-satunya tujuan, tetapi juga bisnis yang berkembang serta ekspansi pasar yang lebih luas.

Seiring bertambahnya jumlah pelanggan serta prospek, data yang dikelola juga akan turut bertambah dan spektrum segmentasi yang membentuk pasar juga semakin luas.

Pertumbuhan ini tentunya turut memakan waktu para staf karena beban kerja yang juga bertambah.

Marketing automation hadir untuk mendukung pertumbuhan ini, meminimalisir bisnis untuk menambah tenaga kerja.

Proses pengimplementasiannya yang fleksibel dapat mendukung bisnis kecil hingga skala besar sekalipun. Alat ini memberikan bantuan yang optimal kepada tim operasional bisnis, terutama pemasaran.

5. Menghitung ROI Melalui Analisis Data dan Laporan Real-time

Alasan lain mengapa bisnis harus menggunakan marketing automation adalah kemampuannya dalam menghitung Return on Investment (ROI) dengan analisis data yang dilaporkan secara real-time.

Terutama data mengenai performa setiap kampanye, seperti tingkat konversi hingga engagement pengguna.

Dengan laporan real-time ini, bisnis dapat mengetahui kampanye mana yang paling menarik minat audiens.

Membantu bisnis menghindari pemborosan anggaran pada kampanye yang kurang efektif dan memfokuskan upaya pemasaran pada strategi yang lebih menguntungkan.

Penggunaan analisis data real-time juga membuat keputusan pemasaran yang lebih objektif berdasarkan data lapangan.

Sehingga bisnis dapat tetap kompetitif, karena merespons perubahan pasar lebih cepat dari pada kompetitornya.

Mempercepat proses penyusunan taktik strategis karena seluruh data disajikan dalam bentuk yang mudah dipahami dan diinterpretasikan.***