POJOKSATU.id - Alex Zanardi adalah seorang pembalap yang lahir pada 23 Oktober 1966 di Italia. Dia dikenal sebagai mantan pembalap Formula 1 yang pernah bergabung dengan tim-tim terkenal seperti Jordan, Minardi, Lotus, dan Williams.
Selama kariernya, Zanardi telah mengikuti 41 kali balapan di ajang F1, dengan balapan terakhirnya pada tahun 1999 di Sirkuit Suzuka.
Namun, kehidupan Zanardi tidak berakhir setelah meninggalkan arena balapan F1. Meskipun mengalami kecelakaan tragis yang menyebabkan kedua kakinya diamputasi, semangat juangnya tidak pernah padam.
Alex Zanardi aktif berkompetisi dalam ajang paralimpik dan berhasil meraih medali emas pada Paralimpic 2012 di London dan 2016 di Rio de Janeiro.
Baca Juga: 4 Mobil Hatchback Jadul yang Keren, Masih Worth It Dimiliki Tahun Ini
Zanardi membuktikan bahwa kehilangan anggota tubuh tidak menghalangi seseorang untuk mencapai kesuksesan dan terus aktif dalam menggapai impian.
Setahun setelah hengkang dari F1, Zanardi kembali ke balapan CART dan bergabung dengan tim Mo Nunn pada musim 2001. Meskipun hasilnya tidak selalu sukses, pada 15 September 2001, dalam balapan American Memorial di EuroSpeedway Lausitz, Zanardi menunjukkan kehebatannya. Dia berhasil memimpin balapan dari posisi belakang grid dan mencapai keunggulan yang luar biasa.
Namun, tragisnya pada balapan tersebut, Alex Zanardi mengalami kecelakaan hebat yang menyebabkan kedua kakinya diamputasi. Meskipun mengalami cedera yang serius dan hampir kehilangan nyawanya, Zanardi tetap kuat dan tegar. Dia menjalani berbagai operasi dan rehabilitasi untuk memulihkan diri.
Sayangnya, pada 19 Juni 2020, Zanardi mengalami kecelakaan serius lainnya saat berkompetisi dalam balapan paralimpik. Kecelakaan itu menyebabkan cedera kepala yang parah dan Zanardi harus menjalani perawatan intensif selama beberapa bulan.
Baca Juga: Pertimbangkan 3 Hal ini Sebelum Beli Mobil untuk First Car
Namun, semangat juang Alex Zanardi tidak pernah pudar. Meski mengalami kecelakaan dia tetap bangkit dan terus aktif. Seperti setelah kehilangan kedua kakinya, dengan kaki palsu Zanardi tetap mengikuti ajang balapan. Pada Desember 2021, setelah 18 bulan pemulihan, Zanardi diizinkan pulang.
Kisah Alex Zanardi ini dapat menjadi inspirasi kepada setiap orang, bahwa tidak ada alasan untuk menyerah.***



