POJOKSATU.id - First car alias mobil pertama memang akan selalu menjadi hal yang penting bagi setiap orang.

Hal yang pertama kali harus spesial, oleh karena itu jangan sampai first car menjadi sesuatu yang dikeluhkan dan beban bagi pemiliknya.

Bagi kamu yang ingin segera memiliki mobil, baik dalam kondisi sudah pandai menyetir, belum terlalu mahir atau masih sambil belajar, ada beberapa hal untuk dipertimbangkan.

Baca Juga: Berapa Harga Toyota Soluna Saat Ini? Simak untuk Dapat Panduan Harga yang Pas

Nah, 3 hal ini bisa kamu tanyakan kepada diri sendiri sebelum memutuskan untuk membeli first car:

1. Berapa besar budgetnya?


Kamu bisa mematok budget yang akan dikeluarkan untuk membeli first car idaman kamu.

Apakah budget kamu Rp40 jutaan, atau Rp80 jutaan atau bahkan di atas Rp100 jutaan?

Lalu, berapa harga mobil yang ingin kamu beli, apakah kira-kira sesuai dengan budget atau tidak? Jika tidak maka, jangan memaksakan diri dengan kredit.

Cicilan kredit mobil baru untuk mobil seharga Rp150 jutaan saja bisa Rp3,4 juta per bulan selama 3 tahun.

Kalau kredit mobil bekas tahun muda, cicilannya juga masih cukup tinggi, bisa di kisaran Rp2,5 jutaan per bulan.

BACA JUGA: 4 Mobil Hatchback Judul yang Keren, Masih Worth It Dimiliki Tahun Ini

Kemudian pertimbangkan juga penurunan nilai mobil itu selama kredit berjalan.

Hal ini bisa memengaruhi pengambilan keputusan kamu, apakah beli mobil baru atau bekas secara cash, artinya perlu menabung lagi.

Apakah beli mobil baru atau bekas secara kredit? Atau justru beli mobil tua bangka secara kas.

2. Tipe dan transmisi mobil seperti apa?


Setelah urusan budget sudah akur, maka tinggal memilih tipe apa sesuai dengan budget.

Ada banyak tipe mobil berikut kelebihan dan kekurangannya, mulai dari sedan, multi purpose vehicle (MPV), hatchback, crossover, hingga sport utility vehicle (SUV).

Mobil sedan hanya memuat maksimal 5 penumpang dan memiliki bagasi yang besar pada bagian belakang seperti Toyota Camry, Honda Civic, dan lainnya.

Berbeda dengan hatchback yang buntung pada bagian belakang dan memiliki ruang bagasi terbatas seperti Toyota Yaris, Honda Brio, Suzuki Ignis dan lainnya.

BACA JUGA: 5 Mobil yang Cocok untuk Gaji UMR Jakarta, Gak Usah Nyicil Segala

Lalu, MPV yang biasanya 3 baris kursi bisa memuat hingga 8 orang cocok untuk keluarga besar seperti Avanza dan Xenia.

Model crossover sedang populer saat ini. Model mobil itu menggabungkan SUV dengan model hatchback yang irit bahan bakar. Contohnya adalah Toyota Rush, Honda BRV, Kia Sportage, dan lainnya.

3. Biaya perawatan

Setelah memutuskan budget dan tipe mobil apa yang ingin dibeli, pastikan menyiapkan budget untuk perawatan rutin.

Kalau mobil baru lebih irit secara biaya karena biasanya masih ada servis dan ganti oli gratis hingga sekian kilometer pertama.

Kalaupun sudah servis sendiri, paling-paling hanya mengganti oli setiap 10.000 kilometer, ganti aki setiap 2 tahun, ganti ganti minyak rem, ganti matik, dan lainnya.

Berbeda dengan mobil bekas yang tentu harus menyiapkan budget ekstra 10 persenan dari harga mobil agar tidak ada masalah di kemudian hari.

Untuk mobil tua bangka alias motuba berbeda lagi, kamu perlu siapkan budget untuk mengganti semua moving parts agar record-nya menjadi 0 lagi.

BACA JUGA: 5 Mobil Harga 20 Jutaan, Cocok untuk Belajar dan Anak-Istri Enggak Kepanasan

Moving parts atau suku cadang berjalan motuba cenderung murah terutama untuk pabrikan Jepang seperti Toyota, Honda, Suzuki, Daihatsu, yang masih tersedia spare part-nya di mana-mana.

Jika dirawat secara rutin, tidak ada yang namanya motuba mogok di tengah jalan karena overheat atau hal lainnya.

Jadi, jangan langsung beli, pastikan hal di atas itu menjadi pertimbangan kamu sebelum memilih membeli first car.***