BEKASI.POJOKSATU.ID - Waktu sahur sering kali terasa sangat singkat, apalagi bagi Anda yang terbiasa bangun mepet imsak atau tidak ingin memasak terlalu lama saat dini hari.

Kondisi tubuh yang masih mengantuk membuat aktivitas di dapur terasa berat.

Padahal, sahur tetap penting untuk menjaga energi dan konsentrasi selama berpuasa.

Kuncinya adalah memilih menu yang praktis, cepat disiapkan, namun tetap mengandung nutrisi yang cukup.

1. Oatmeal dengan Topping

Salah satu pilihan paling mudah adalah oatmeal dengan topping buah dan madu.

Baca Juga: Prioritaskan Wilayah Terdampak Banjir, Baznas Kabupaten Bekasi Perluas Penyaluran Zakat Fitrah ke 50 Titik

Menu ini cocok bagi Anda yang tidak terbiasa makan nasi saat perut masih “setengah sadar”.

Oatmeal kaya akan serat sehingga rasa kenyang bisa bertahan lebih lama.

Cara membuatnya pun sangat sederhana, cukup seduh oatmeal instan dengan air panas atau susu hangat.

Tambahkan irisan pisang, kurma, atau kacang-kacangan untuk meningkatkan asupan protein dan energi.

Tanpa perlu menyalakan kompor, menu ini bisa disiapkan hanya dalam beberapa menit menggunakan pemanas air atau microwave.

2. Telur Orak-Arik

Pilihan kedua adalah orak-arik telur sayuran atau scrambled eggs.

Telur dikenal sebagai sumber protein yang murah dan cepat matang.

Proses memasaknya hanya memerlukan waktu sekitar tiga hingga lima menit.

Cukup kocok telur, tambahkan garam dan lada, lalu goreng di atas teflon dengan sedikit margarin.

Untuk tambahan nutrisi, masukkan segenggam bayam atau irisan tomat agar lebih segar.

Menu ini sederhana, tetapi cukup mengenyangkan dan membantu menjaga stamina selama puasa.

3. Roti Gandum

Bagi yang ingin sahur sambil bersiap-siap, roti gandum selai kacang dan pisang bisa menjadi solusi praktis.

Roti gandum mengandung karbohidrat kompleks yang dicerna lebih lambat oleh tubuh dibandingkan roti putih, sehingga energi lebih stabil hingga waktu berbuka.

Baca Juga: Warga TPA Burangkeng Gelar Doa Bersama Peringati 21 Tahun Tragedi Leuwigajah

Cara membuatnya mudah, cukup panggang dua lembar roti gandum, olesi dengan selai kacang, lalu beri irisan pisang di atasnya.

Menu ini bisa disantap dengan cepat bahkan ketika waktu imsak sudah hampir tiba.

4. Sarden & Tuna Kaleng

Opsi berikutnya adalah sarden instan atau tuna kaleng. Menyimpan stok lauk kaleng di dapur bisa menjadi penyelamat saat sahur mendadak.

Sarden cukup dipanaskan sebentar di atas teflon sebelum disajikan bersama nasi hangat.

Jika benar-benar terburu-buru, beberapa produk tuna kaleng bahkan bisa langsung dikonsumsi tanpa dipanaskan.

Kepraktisan ini membuatnya menjadi pilihan darurat yang tetap lezat dan bergizi karena sudah dilengkapi bumbu dalam kemasan.

5. Ayam Suwir atau Abon

Terakhir, ayam suwir atau abon dengan nasi hangat adalah menu paling aman bagi Anda yang sering kesiangan.

Dengan memiliki stok lauk kering seperti abon sapi, abon ayam, atau ayam suwir yang sudah dimasak sebelumnya, Anda tidak perlu repot memasak saat dini hari.

Cukup ambil nasi hangat, taburkan abon atau ayam suwir, dan tambahkan irisan timun jika tersedia. Menu ini benar-benar “grab and go” tanpa perlu waktu lama di dapur.

Sahur tidak harus selalu identik dengan masakan rumit dan beragam lauk.

Yang terpenting adalah memastikan tubuh mendapatkan asupan karbohidrat, protein, serat, dan cairan yang cukup agar tetap bertenaga selama berpuasa.

Dengan memilih menu yang praktis dan efisien, Anda bisa tetap fokus menjalani ibadah tanpa stres memikirkan waktu memasak.

Baca Juga: Komunitas Pemulung dan Pelapak Pilah Burangkeng Resmi Berdiri, Deklarasi di TPA Burangkeng

Lima menu sahur praktis ini bisa menjadi andalan, terutama bagi pekerja, mahasiswa, atau siapa saja yang memiliki waktu terbatas di pagi hari.

Kesiapan stok bahan sederhana di rumah menjadi kunci agar sahur tetap lancar meski waktu terasa singkat.

Dengan perencanaan yang tepat, sahur anti-ribet bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebiasaan yang memudahkan selama bulan puasa.***