BEKASI.POJOKSATU.ID - Bogor selalu memiliki daya tarik yang terasa akrab, hangat, dan membumi.

Kota hujan ini bukan sekadar destinasi singkat pelarian warga Jabodetabek, tetapi juga ruang nostalgia yang menawarkan pengalaman rasa yang konsisten dari waktu ke waktu.

Saat liburan akhir tahun tiba, Bogor seolah bertransformasi menjadi etalase kuliner yang hidup, memadukan tradisi lama dengan sentuhan kekinian.

1. Lapis Bogor Sangkuriang

Salah satu ikon oleh-oleh yang hampir selalu dibawa pulang wisatawan adalah Lapis Bogor Sangkuriang.

Kue berbahan dasar talas Bogor ini dikenal dengan teksturnya yang lembut dan rasa manis yang tidak berlebihan.

Baca Juga: Warga Bekasi-Jakarta Barat Bernapas Lega, MRT Timur-Barat Siap Dibangun 2026

Gerainya tersebar di berbagai titik strategis, mulai dari Baranangsiang hingga jalur Puncak, membuatnya mudah dijangkau oleh wisatawan yang hanya singgah sebentar.

2. Rumah Talas Bogor

Masih berbasis talas, Rumah Talas Bogor di kawasan Pajajaran menghadirkan versi premium dari lapis talas dengan tampilan yang lebih elegan.

Banyak pengunjung memanfaatkan lokasi ini sebagai tempat singgah singkat, berfoto, lalu membawa pulang oleh-oleh khas Bogor yang modern namun tetap berakar pada bahan lokal.

3. Bogor Raincake

Sementara itu, Bogor Raincake menawarkan sensasi cake kekinian dengan konsep yang menyasar generasi muda.

Baca Juga: Hujan Lebat Berhari-hari, BMKG Imbau Warga Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem

Teksturnya lembut dengan topping variatif menjadikannya pilihan praktis untuk oleh-oleh atau camilan santai di penginapan.

4. PrianganSari

Bagi wisatawan yang ingin berbelanja dalam satu tempat, PrianganSari di jalur Puncak menjadi solusi praktis.

Aneka kacang Bogor, keripik, hingga camilan tradisional tersedia dalam satu area yang luas dan nyaman, menjadikannya persinggahan favorit saat arus liburan meningkat.

5. Asinan Gedung Dalam

Tak lengkap berbicara kuliner Bogor tanpa menyebut Asinan Gedung Dalam.

Rasa segar dari buah dan sayur yang disiram kuah kacang pedas-manis membuat kuliner ini selalu relevan dinikmati di tengah udara Bogor yang lembap.

Konsistensi rasa dan metode tradisional membuatnya bertahan lintas generasi.

6. Es Pala Suryakencana

Di kawasan Suryakencana, es pala menjadi minuman ikonik yang tak pernah kehilangan penggemar.

Racikan buah pala Bogor dengan gula dan es menghasilkan rasa manis-asam yang menyegarkan.

Menikmati es pala di tengah hiruk pikuk jalan tua ini menghadirkan pengalaman yang sederhana namun autentik.

Baca Juga: Dinkes Bekasi Fokus Pengawasan Sanitasi dan Distribusi Makan Bergizi Gratis di Sekolah

7. Laksa Bogor Gang Aut

Masih di area yang sama, Laksa Bogor Gang Aut menawarkan kuah santan kental yang kaya rempah.

Lokasinya yang tersembunyi justru menambah daya tarik, seolah mengajak pengunjung menelusuri sisi lain Bogor yang lebih intim.

8. Soto Mie Khas Bogor

Tak jauh dari sana, soto mie khas Bogor dengan kuah kental dan isian lengkap selalu menjadi pilihan aman untuk disantap bersama keluarga.

Sajian ini terasa pas dinikmati saat cuaca mendung, yang menjadi ciri khas kota hujan.

Baca Juga: 8 Lokasi Jabodetabek Disulap Jadi Set Film Extraction: Tygo, Ada Lisa BLACKPINK

9. Macaroni Panggang

Macaroni Panggang Bogor di Jalan Salak menjadi representasi kuliner modern yang sukses bertahan.

Perpaduan makaroni, keju, dan saus creamy yang dipanggang hingga renyah menjadikannya favorit lintas usia.

10. Kuliner Kawasan Suryakencana

Menutup perjalanan rasa, kawasan Jalan Suryakencana layak disebut sebagai jantung kuliner Bogor.

Berjalan kaki menyusuri deretan penjual di kawasan ini serasa membaca sejarah kuliner Bogor dalam satu lintasan.

Dari talas hingga segelas es pala, Bogor bukan sekadar kota persinggahan, melainkan destinasi rasa yang selalu meninggalkan kesan untuk dibawa pulang.***