BEKASI.POJOKSATU.ID - Kabar gembira bagi warga Ibu Kota yang sudah bersiap menyambut Lebaran 2026.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan program Mudik Gratis 2026 kembali digelar dengan kapasitas yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya.
Penambahan kuota ini menjadi respons atas tingginya antusiasme masyarakat setiap tahunnya.
Baca Juga: 758 Warga Kembali Aktif! Dinsos Bekasi Gerak Cepat Selamatkan Peserta PBI yang Dinonaktifkan
Asisten Bidang Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah DKI Jakarta, Suharini Eliawati, mengatakan bahwa penyelenggaraan mudik gratis tahun ini didukung oleh sejumlah kolaborator.
Dukungan tersebut membuat jumlah peserta yang bisa difasilitasi meningkat signifikan.
“Jadi tahun ini kita Pemprov DKI Jakarta tetap menyelenggarakan mudik gratis. Bahkan karena ada beberapa kolaborator yang bersedia, jumlah masyarakat yang akan terfasilitasi menjadi bertambah,” ujar Suharini, Selasa 10 Februari 2026.
Baca Juga: 5 Alasan Usaha Pulsa Masih Jadi Peluang Menarik Sampai Saat ini
Sebagai gambaran, pada tahun 2025 lalu kuota awal yang disediakan sebanyak 22 ribu orang.
Namun, karena tingginya minat warga, Pemprov DKI Jakarta membuka gelombang kedua sehingga total peserta yang diberangkatkan mencapai 26 ribu orang.
Tahun ini, angka tersebut dipastikan akan melampaui capaian sebelumnya.
Baca Juga: Tri Adhianto Ajak Sopir Angkot Tenang, Pemkot Bekasi Buka Dialog Soal Integrasi Transportasi
Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa program ini dikhususkan bagi warga beridentitas Jakarta.
Salah satu syarat utama yang sudah dipastikan adalah kepemilikan KTP DKI Jakarta.
Ketentuan ini diberlakukan agar bantuan tepat sasaran bagi warga Ibu Kota yang membutuhkan fasilitas mudik aman dan nyaman.
“Nanti kami sedang siapkan proses pendaftarannya supaya lebih transparan, kemudian KTP-nya KTP Jakarta. Nanti akan dimulai dan akan kita beritakan jauh-jauh hari,” tambah Suharini.
Selain penambahan kuota, fasilitas unggulan yang selama ini menjadi daya tarik program Mudik Gratis DKI juga tetap dipertahankan, yakni layanan pengangkutan sepeda motor.
Baca Juga: Bekasi Jaga Kerukunan Demi Investasi, Plt Bupati: Tidak Ada Ruang Intoleransi
Fasilitas ini dinilai efektif menekan risiko kecelakaan lalu lintas akibat perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor saat arus mudik dan balik.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, sepeda motor para peserta akan diberangkatkan lebih dulu menggunakan truk khusus.
Sementara para pemudik akan berangkat menggunakan bus yang telah disiapkan Pemprov DKI Jakarta.
Baca Juga: Wali Kota Bekasi Minta Sopir Angkot Tak Cemas dengan Operasional Trans Beken
Skema ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya sekaligus meningkatkan keselamatan pemudik.
Untuk daftar kota tujuan, Pemprov DKI Jakarta masih melakukan finalisasi.
Namun, jika mengacu pada rute tahun 2025, program ini kemungkinan besar akan mencakup sejumlah kota di Sumatera dan Pulau Jawa.
Baca Juga: Pemerataan Pembangunan! Desa-desa di Muaragembong Jadi Prioritas 2026
Beberapa kota yang sebelumnya menjadi tujuan antara lain Palembang dan Lampung di Sumatera, Tasikmalaya dan Kuningan di Jawa Barat, serta Semarang, Solo, Wonogiri, Sragen, Cilacap, dan Tegal di Jawa Tengah.
Selain itu, Yogyakarta di DIY serta Madiun, Kediri, Malang, dan Sidoarjo di Jawa Timur juga menjadi bagian dari rute mudik gratis tahun sebelumnya.
Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi terkait jadwal dan mekanisme pendaftaran.
Pengumuman resmi akan disampaikan jauh-jauh hari agar calon peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik dan tidak ketinggalan kuota.
Dengan kuota yang diperbesar dan fasilitas lengkap, program Mudik Gratis 2026 diharapkan kembali menjadi solusi aman, nyaman, dan terjangkau bagi warga Jakarta yang ingin pulang kampung merayakan Lebaran bersama keluarga.***




