BEKASI.POJOKSATU.id - Sejumlah koperasi menjalin kerja sama dengan lembaga usaha lain dalam bentuk kemitraan. Hal ini tidak lepas dari dukungan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kabupaten Bekasi.

Ketua Koperasi Konsumen Hanken Indonesia Sejahtera Syamsuri mengatakan bekerja sama Second Diamond untuk seragam kaos dan jaket dan juga Sambal Halilintar, yang melibatkan dua outlet.

"Ini adalah bukti bahwa koperasi bisa memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan UKM," kata dia.

Dia menekankan pentingnya membangun mitra dengan potensi yang sesuai dan mencatat bahwa pengelolaan Sambal Halilintar telah luar biasa.

Baca Juga: Kadis Dinkop UKM Kabupaten Bekasi Sambut Baik Kemitraan Koperasi dengan Korporasi

"Kita dalam memilih mitra, koperasi harus bijaksana, karena kolaborasi yang salah dapat menjadi masalah," ucap dia, Kamis, 26 Oktober 2023.

Dia juga berbicara tentang dukungan yang diberikan oleh dinas terkait dan perlunya komunikasi yang baik antara koperasi dan perusahaan. Dia menyimpulkan dengan menyatakan keberhasilan bagi semua pihak yang terlibat.

Sementara itu Direktur PT Green Global Energies Syaukat Ali perusahaan mereka berfokus pada empat visi utama. Pertama, mereka berkomitmen pada mitigasi lingkungan, bekerja sama dengan pemerintah dalam menjaga kebersihan kota agar pemerintah daerah mendapatkan sertifikasi hijau dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Dinkop UKM Perkuat Kelembagaan Koperasi Lewat Tim Kopi Panas

"Kedua, kita mengumpulkan minyak jelantah dan mengonversinya menjadi biodiesel, tindakan ini bertujuan untuk mengurangi dampak rumah kaca serta mengubah penggunaan bahan bakar dari fosil menjadi biodiesel," kata dia.

"Perusahaan juga mengusung konsep ekonomi berbasis sirkular dengan tujuan memberdayakan masyarakat, bekerja sama dengan pemerintah, koperasi, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)," sambung dia.

Selain itu, mereka memberikan kontribusi sosial melalui program sedekah jariyah melalui masjid dengan mengumpulkan minyak jelantah dan dana yang dihasilkan disalurkan untuk meningkatkan kesejahteraan masjid tersebut.

Mereka menegaskan bahwa minyak jelantah yang mereka kumpulkan tidak dioplos dan dijual kembali, untuk menghindari dampak berbahaya. Melalui visi-visi ini, mereka berharap dapat membantu pemerintah daerah (pemda) mendapatkan sertifikasi hijau.

Ketua Dinkop UKM Kabupaten Bekasi Ida Farida berharap dari koperasi lahir perusahaan besar yang dapat mendirikan rumah sakit dan perguruan tinggi.

"Potensi luar biasa kita punya banyak penduduk di Kabupaten Bekasi dapat mencipyakan lapangan pekerjaan dengan diversifikasi usaha dari masing-masing koperasi. Karena koperasi ini, kita harapkan menjadi sokoguru bagi perekonomian nasional khususnya di Kabupaten Bekasi," demikian kata dia.***