BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Desa Tamanrahayu berhasil menurunkan angka kasus stunting dari 79 menjadi 58 dalam waktu satu tahun.

Capaian tersebut diharapkan dapat berlanjut lagi pada 2024. Kepala Desa Tamanrahayu Abdul Wahid menyampaikan penurunan 21 anak yang terindikasi stunting patut diapresiasi.

"Ini kerja keras bersama. Selama setahun kader posyandu, bidan desa dan PKK, bekerja keras. Ini juga tidak lepas dari Puskesmas Setu II," ucap dia, Kamis, 28 Desember 2023.

Baca Juga: Kades Tamanrahayu Targetkan Pangkas Kasus Stunting Tahun 2024

Dalam rembuk stunting ini, para pihak yang terlibat aktif dalam penanganan stunting secara bersama-sama membahas rencana tahun depan dan strategi untuk mengurangi angka stunting.

"Agar kita dapat lebih menekan angka stunting. Startegi yang bagus dipertahankan dan diperkuat," kata dia.

Tak hanya bagi anak yang terindikasi stunting, Pemerintah Desa Tamanrahayu juga mulai memeriksa ibu hamil, ibu menyusui, balita, sampai remaja putri.***