BEKASI, POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengintensifkan penanganan jaringan irigasi di wilayah Kecamatan Pebayuran guna memuluskan distribusi air persawahan jelang musim tanam. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan pembersihan saluran air (goloran) secara serentak di empat titik pada empat desa, Selasa, 6 Oktober 2026.

Camat Pebayuran, Hasyim Adnan Adha, menyampaikan bahwa aksi pembersihan ini membentang sepanjang 12 kilometer dari titik BKG 26 hingga BKG 38 di Desa Sumbereja. Kegiatan ini merupakan realisasi dari rencana kerja yang telah dipetakan sejak awal September lalu.

“Alhamdulillah kegiatan yang sudah kita rencanakan sejak rapat awal pada 4 September ini dapat terealisasi. Kami juga bersyukur Plt. Bupati Bekasi hadir langsung meninjau pelaksanaan kegiatan di lapangan,” kata Hasyim.

Aksi gotong royong pembersihan irigasi ini melibatkan sinergi berbagai unsur, mulai dari Pemkab Bekasi, PJT, pihak swasta (Jababeka), aparat TNI-Polri, hingga masyarakat setempat.

Rangkaian penanganan komprehensif ini menggabungkan program normalisasi, pembersihan gulma eceng gondok, serta optimalisasi pompanisasi untuk menjangkau sawah-sawah yang masih mengalami kekeringan.

Hasyim pun mengimbau seluruh masyarakat dan para petani sepanjang bantaran irigasi untuk senantiasa menjaga kebersihan aliran air secara bersama-sama.

“Pesan saya kepada petani, kebutuhan air ini bukan hanya milik satu orang, satu desa, atau wilayah hulu dan hilir saja. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan,” pungkasnya.