BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi berhasil mengefisienkan anggarannya sebesar Rp 127 miliar. Ini diperlukan lantaran ada ketidakseimbangan antara pendapatan dengan belanja daerah.
Dengan mengefisienkan anggaran, diharapkan keuangan daerah tetap stabil sehingga pelayanan publik atau keberlangsungan pembangunan dapat terus dioptimalkan.
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, menjelaskan, penghematan anggaran sangat penting dilakukan guna memastikan ketersediaan anggaran yang cukup.
Baca Juga: Bahas APBD Perubahan 2025, Pemkot Bekasi Akan Terapkan Efisien Anggaran
"Ini juga merupakan bagian instruksi dari Presiden Republik Indonesia untuk mengefisienkan anggaran, agar program-program dan juga pembangunan kepada masyarakat terus berjalan," jelas Ade, Senin, 28 April 2025.
Ade mengaku, pemangkasan tersebut dilakukan terhadap sejumlah pos anggaran bersifat non mandatori atau tidak wajib seperti biaya perjalanan dinas, kegiatan di hotel, rapat-rapat, serta konsumsi makan dan minum.
Meskipun ada efisiensi anggaran, Pemkab Bekasi tidak akan melakukan peminjaman ke bank untuk menstabilkan keuangan.
"Ya buktinya sampai sekarang kami tidak mengajukan, semua masih berjalan normal seperti biasa," tegas dia. ***




