BEKASI.POJOKSATU.id -  Perintah Kabupaten Bekasi secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Antar Pondok Pesantren Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2025, yang dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Azhar, Kampung Lubang Buaya, Kecamatan Setu, Kamis, 16 Agustus 2025.

Pembukaan dilakukan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Agus Budiono, mewakili Bupati Bekasi. Acara berlangsung meriah dengan partisipasi ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Bekasi.

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan pesan Bupati Bekasi bahwa Porseni bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah islamiyah dan menumbuhkan kreativitas santri dalam bidang olahraga dan seni.

“Melalui Porseni ini, kami berharap para santri dapat menunjukkan prestasi tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga olahraga dan seni, dengan tetap menjunjung sportivitas dan akhlakul karimah,” ujarnya.

Baca Juga: Ade Kuswara: Keberadaan Jembatan Sangat Penting, Ini Permintaan Langsung dari Masyarakat

Turut hadir Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Wardatul Asriyah, yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Saya pun seorang santri, dan hari ini saya bangga melihat ribuan santri Kabupaten Bekasi tampil penuh semangat. Porseni ini membuktikan bahwa pesantren tidak hanya mencetak generasi berakhlak, tetapi juga berprestasi dan siap bersaing di berbagai bidang,” ungkapnya.

Wardatul menambahkan bahwa Komisi VIII DPR RI tengah mendorong penguatan kelembagaan pesantren, termasuk pembentukan Direktorat Jenderal Pondok Pesantren, agar pendidikan dan kesejahteraan guru pesantren mendapat perhatian lebih besar.

“Porseni ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi bukti bahwa santri memiliki potensi besar dan layak menjadi bagian dari generasi emas Indonesia 2045,” tegasnya.

Baca Juga: Bupati Tinjau Langsung Lokasi Jalan Desa Terputus oleh Tol Japek 2 Selatan

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua Forum Pondok Pesantren Kabupaten Bekasi, KH Suryadi Zaini, menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh 2.188 santri dari 73 pondok pesantren se-Kabupaten Bekasi.

Cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi bola voli, futsal, bulu tangkis, dan tenis meja, sedangkan cabang seni terdiri dari kaligrafi, pidato tiga bahasa, dan hadrah.

"Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempromosikan olahraga dan seni di kalangan santri serta memperkuat kebersamaan antar pesantren. Terima kasih kepada Pemkab Bekasi, Kemenag, dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini,” ujarnya.

Porseni Pontren 2025 akan berlangsung selama dua hari, 16–17 Oktober 2025, dengan harapan melahirkan santri yang berprestasi, berkarakter, dan kompetitif secara sehat.***