BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi memberikan dukungan menyeluruh untuk pelaksanaan Wisuda III Pendidikan Kader Ulama (PKU) MUI Kabupaten Bekasi Tahun 2025.

Program ini dipandang sebagai upaya strategis dalam mencetak ulama masa depan yang tidak hanya menguasai fikih, tetapi juga memiliki literasi teknologi dan kemampuan merespons perubahan sosial.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menegaskan bahwa PKU telah menjadi wadah pembinaan ulama yang berkesinambungan dan relevan dengan tuntutan zaman.

Baca Juga: Pemdes Tamansari Gelar Rembuk Stunting 2025, Perkuat Peran Kader Posyandu

Ia menilai pentingnya integrasi pembelajaran keagamaan dengan literasi digital yang kini menjadi kompetensi wajib bagi ulama modern.

“Kegiatan ini sangat baik, pendidikan kader ulama ahli fikih berbasis IT. Sudah sesuai dengan kondisi zaman,” ujar Endin.

Ia menjelaskan bahwa kurikulum PKU tidak hanya berfokus pada penguatan intelektual keagamaan, tetapi juga memuat pembekalan sosial, kesehatan, pendidikan, hingga isu-isu masyarakat lainnya. Hal ini diyakini mampu membuat para lulusan menjadi problem solver di tengah masyarakat.

Baca Juga: Pemdes Tamanrahayu Bangun 2 Jalan Lingkungan Demi Kelancaran Mobiltas Warga

Endin memastikan Pemkab Bekasi siap bersinergi dengan para lulusan PKU serta mendukung keberlanjutan program melalui penguatan anggaran.

Di kesempatan yang sama, Ketua MUI Kabupaten Bekasi, KH. Prof Mahmud, mengapresiasi perkembangan peserta PKU yang telah menghasilkan karya ilmiah, termasuk buku-buku fikih ekonomi.

Ia menilai inovasi PKU yang berbasis fikih dan IT sebagai keunggulan yang tidak dimiliki daerah lain. Mahmud menekankan pentingnya ulama yang moderat dan memahami kearifan lokal sebagai identitas Bekasi.***