BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan bantuan untuk korban banjir tetap disalurkan secara maksimal sembari menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir yang melanda sejumlah wilayah, khususnya Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara.
Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, meninjau langsung lokasi banjir dan memastikan penanganan darurat bagi warga terdampak berjalan dengan baik. Pemerintah daerah bersama unsur kepolisian telah menyalurkan bantuan berupa air bersih, mie instan, beras, selimut, serta makanan siap saji.
Selain itu, perahu karet juga disiagakan untuk membantu mobilitas warga, mengingat ketinggian air di beberapa titik masih cukup dalam.
“Bantuan darurat tetap kita berikan agar kebutuhan warga terpenuhi, terutama di lokasi yang masih tergenang,” ujarnya, Senin pagi, 19 Januari 2026.
Baca Juga: Solusi Permanen Banjir di Tambun Utara Lewat Normalisasi Kali CBL
Berdasarkan data sementara, banjir di Desa Srimukti berdampak pada sekitar 200 warga. Secara keseluruhan, banjir di Kabupaten Bekasi telah melanda 16 kecamatan dengan total 54 titik genangan.
Asep menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga mendorong solusi jangka panjang agar warga tidak terus menjadi korban banjir setiap tahun.
Menurutnya, normalisasi Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) menjadi kunci utama pengendalian banjir, disertai kajian teknis lain seperti sodetan dan kelanjutan proyek turap di Kali Gabus.
“Bantuan untuk korban banjir itu penting, tapi yang lebih penting adalah solusi permanen agar kejadian ini tidak terus berulang. Itu yang sedang dan akan terus kita dorong,” tegas Asep.***




