BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten Bekasi menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai penopang utama mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi Jawa Barat, Pemkab Bekasi mengusulkan pembangunan jalan lingkungan sepanjang 38 kilometer.

Usulan tersebut menjadi salah satu prioritas utama dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2027.

Infrastruktur jalan dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, terutama di kawasan permukiman dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Pasar Murah hingga HAJATAN di Bekasi Disambut Antusias, Program Pangan Kian Dirasakan Warga

Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa pembangunan jalan lingkungan menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera direalisasikan.

“Perbaikan dan pembangunan jalan lingkungan menjadi kebutuhan mendesak, karena berpengaruh langsung terhadap mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Kami berharap usulan ini dapat menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan provinsi,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemkab Bekasi, 16 April 2026.

Menurutnya, kondisi jalan lingkungan yang belum optimal masih menjadi kendala bagi masyarakat, baik dalam aktivitas sehari-hari maupun dalam mendukung roda perekonomian lokal.

Akses jalan yang baik dinilai mampu mempercepat distribusi barang dan jasa serta meningkatkan produktivitas masyarakat.

Baca Juga: Tawuran Berdarah di Babelan Libatkan Anak di Bawah Umur, Polisi Imbau Orang Tua Awasi Media Sosial

Selain itu, pembangunan jalan lingkungan juga diharapkan dapat membuka akses ke wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau secara maksimal.

Dengan konektivitas yang lebih baik, potensi ekonomi lokal dapat berkembang lebih cepat dan merata.

Usulan pembangunan 38 kilometer jalan ini merupakan bagian dari sejumlah program prioritas yang diajukan Pemkab Bekasi dalam forum Musrenbang tingkat provinsi.

Pemerintah daerah berharap adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar program tersebut dapat segera direalisasikan.

Asep juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami akan terus berkoordinasi dan mengawal setiap usulan yang telah disampaikan agar dapat masuk dalam prioritas pembangunan provinsi. Sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” tambahnya.

Dengan fokus pada pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, Pemkab Bekasi berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah di tengah pertumbuhan kawasan industri dan permukiman.

Upaya ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menciptakan pemerataan pembangunan serta memastikan setiap wilayah memiliki akses yang layak dan memadai.***