BEKASI.POJOKSATU.id – Kasus tawuran di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, tidak hanya menjadi perhatian dari sisi penegakan hukum, tetapi juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak.

Kapolsek Babelan, Kompol Wito, mengungkapkan sebagian besar pelaku yang diamankan masih berusia di bawah umur. Kondisi ini dinilai memprihatinkan karena menunjukkan lemahnya pengawasan terhadap aktivitas remaja, khususnya di dunia digital.

Ia mengingatkan bahwa penggunaan media sosial tanpa kontrol dapat membuka peluang bagi anak-anak untuk terlibat dalam tindakan berbahaya seperti tawuran.

Baca Juga: Tawuran Remaja Terencana di Babelan, Polisi Tangkap 13 Pelaku

“Kami mengimbau kepada para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya, khususnya dalam penggunaan media sosial dan pergaulan sehari-hari,” ujarnya, Rabu, 15 April 2026.

Polisi berharap, dengan keterlibatan aktif orang tua dan lingkungan, potensi kenakalan remaja dapat ditekan sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.***