BEKASI.POJOKSATU.id - Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, menjadi salah satu wilayah yang selama bertahun-tahun kerap terdampak banjir akibat luapan Kali Sadang. Meluapnya aliran sungai yang menerima kiriman air dari wilayah Bogor tersebut sering menggenangi sejumlah kawasan permukiman warga.
Sedikitnya terdapat empat perumahan yang selama ini menjadi langganan banjir, yakni Perumahan Griya Setu Permai, Griya Bekasi Permai (GBP), Villa Setu Permai, dan Mustika Gandaria.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Desa Ciledug di bawah kepemimpinan Kepala Desa Iing Solihin memfokuskan berbagai program penanganan banjir, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah pembangunan Tanggul Penahan Tanah (TPT) di sepanjang area yang rawan terdampak luapan Kali Sadang.
"Jadi luapan Kali Sadang ini masuk ke perumahan akibat tidak adanya TPT. Nah itu jadi solusi mencegah banjir di Desa Ciledug," ujar Iing Solihin.
Baca Juga: Kebocoran Pipa Gas Pertamina di Bekasi, Satu Warga Dilarikan ke Klinik
Menurutnya, pembangunan tanggul menjadi langkah strategis untuk menahan luapan air sungai agar tidak masuk ke kawasan permukiman warga saat debit air meningkat.
Pemerintah Desa Ciledug juga terus mengupayakan pembangunan tanggul secara bertahap melalui berbagai sumber pendanaan, mulai dari anggaran desa, swadaya masyarakat, hingga usulan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi.
"Alhamdulillah sekarang TPT sudah dibangun secara bertahap. Memang belum semua karena keterbatasan anggaran. Kami juga selalu usulkan ke Pemerintah Kabupaten Bekasi dan menjadi usulan prioritas," tuturnya.
Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil yang positif. Sejumlah kawasan yang sebelumnya rutin terdampak banjir kini mengalami penurunan risiko genangan setelah keberadaan tanggul mampu menahan luapan Kali Sadang.
Salah satu contohnya adalah Perumahan Griya Bekasi Permai yang sebelumnya kerap dilanda banjir saat hujan deras maupun kiriman air dari hulu.
"Alhamdulillah lima tahun GBP bebas banjir, setelah dibangun tanggul Kali Sadang oleh Pemerintah Desa Ciledug, warga jadi tidak was-was jika hujan datang," kata salah seorang warga GBP.
Pemerintah Desa Ciledug berharap pembangunan tanggul dapat terus dilanjutkan hingga mencakup seluruh titik rawan banjir. Dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat, upaya pengendalian banjir di wilayah tersebut diharapkan semakin optimal sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga.***




