BEKASI.POJOKSATU.id - Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Bekasi diharapkan menjadi sarana bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Alamsyah, mengatakan peserta didik yang menempuh pendidikan di SRT 1 berasal dari wilayah Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi. Sebagian di antaranya merupakan siswa yang sebelumnya telah mengikuti program Sekolah Rakyat rintisan.

Menurut Alamsyah, program tersebut tidak hanya bertujuan memberikan akses pendidikan, tetapi juga mencetak generasi yang mampu membawa perubahan positif bagi keluarganya.

Baca Juga: Plt Bupati Bekasi Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi, 427 Siswa Mulai Pendidikan Berasrama

"Harapannya anak-anak kita setelah itu bisa menjadi agen perubahan untuk meningkatkan derajat ekonomi dan derajat kesehatan keluarga," ujar Alamsyah saat dihubungi, Selasa, 1 

Ia menjelaskan, seluruh peserta didik berasal dari keluarga yang masuk dalam kategori desil 1 dan desil 2, yakni kelompok masyarakat dengan kondisi sosial ekonomi yang membutuhkan dukungan pemerintah dalam memperoleh layanan pendidikan.

"Peserta didik kita berasal dari desil 1 dan desil 2," katanya.

Alamsyah menuturkan, penerapan sistem pendidikan berasrama di Sekolah Rakyat dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan kemandirian mereka.

Melalui pola pendidikan tersebut, para siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan memiliki karakter kuat sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya.

"Harapannya mereka bisa menjadi agen perubahan bagi keluarganya," ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Bekasi Alokasikan Rp164,22 Miliar untuk Infrastruktur 2026, Pendidikan Jadi Prioritas

Lebih lanjut, ia berharap pendidikan yang diterima para siswa dapat memberikan manfaat jangka panjang, khususnya dalam meningkatkan taraf ekonomi dan kesehatan keluarga setelah mereka menyelesaikan pendidikan.

Dengan konsep tersebut, keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kabupaten Bekasi diharapkan menjadi salah satu solusi untuk memperluas akses pendidikan sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.***